Tim nasional Uzbekistan akhirnya menembus putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya. Mereka akan menjalani debut di edisi 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Keberhasilan ini mengakhiri penantian panjang sejak Uzbekistan merdeka dan bergabung dengan AFC pada 1994. Sebelumnya, Serigala Putih beberapa kali nyaris lolos tetapi gagal di momen krusial.

>>> Penjelasan Ending Film Nobody Loves Kay (206) Hingga Kemungkinan Lanjut Musim Kedua

Perjalanan Panjang Menuju Panggung Dunia

Uzbekistan selalu diperhitungkan sebagai kekuatan di Asia. Namun nasib sering berkata lain saat mereka tersandung di fase akhir kualifikasi.

Kini dengan format baru 48 tim, mereka akhirnya meraih tiket bersejarah. Pencapaian ini disambut sukacita karena menjadi bukti perkembangan sepak bola di Asia Tengah.

Fabio Cannavaro dan Generasi Emas

Kunci perubahan ada di tangan pelatih Fabio Cannavaro. Legenda Italia itu membawa mentalitas pemenang dan organisasi pertahanan yang solid.

Cannavaro berhasil memadukan teknik lokal dengan taktik modern Eropa. Hasilnya, Uzbekistan menjadi tim yang sangat sulit ditembus selama kualifikasi.

Pilar utama tim berasal dari pemain yang berkarier di liga top Eropa. Abdukodir Khusanov, bek muda Manchester City, menjadi andalan di lini belakang.

Ia tenang saat membangun serangan dan tangguh dalam duel satu lawan satu.

Eldor Shomurodov, penyerang berpengalaman di Serie A, tetap menjadi kapten dan mesin gol utama. Sementara Abbosbek Fayzullaev mengatur serangan dari lini tengah dengan visi dan dribelnya.

>>> Harga Emas Antam Hari ini 4 Juni 2026 Turun Rp15.000, Kini Dibanderol Rp2,759 Juta per Gram

Husniddin Aliqulov dan Rustam Ashurmatov memperkokoh pertahanan dengan stabilitas ekstra. Kombinasi talenta muda dan pemain berpengalaman memberi kedalaman skuad yang baik.