Pasar logistik Indonesia diprediksi menembus 139 miliar dolar AS pada 2026. Angka itu mendorong perusahaan jasa kiriman untuk memperluas layanan, terutama di segmen muatan berat.

DHL Express menjadi salah satu yang bergerak cepat dengan meluncurkan Heavy Weight Express (HWX), layanan pengiriman udara ekspres untuk barang hingga 3 ton per pengiriman.

>>> Calvin Verdonk Dipastikan Perkuat Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026

Kapasitas Besar untuk Kebutuhan Industri

Melalui HWX, pelanggan dapat mengirim barang dengan berat maksimal 1.000 kilogram per koli. Total kapasitas per pengiriman mencapai 3.000 kilogram.

Layanan ini merupakan bagian dari lini Time Definite International yang menjamin ketepatan waktu.

Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad, mengatakan ekspansi ini adalah respons terhadap tuntutan industri yang bergantung pada pengiriman tepat waktu.

“Keterlambatan pengiriman barang modal bisa menghentikan lini produksi dan menyebabkan kerugian finansial besar,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Didorong Lonjakan Ekspor Nonmigas

Langkah DHL didukung data pertumbuhan ekspor nonmigas yang naik 7,68 persen secara tahunan pada awal 2025. Sektor manufaktur bahkan melonjak lebih dari 16 persen.

>>> Selisih Umur Kadek Arel dan Kania Andjani Berapa? Inilah Biodata Pemain Timnas Sepakbola yang Resmi Menikah

Kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB nasional pun berada di kisaran 18–19 persen, menuntut sistem logistik andal.

Untuk memastikan kelancaran, DHL menyiapkan Heavy Weight Priority Desks di sejumlah lokasi strategis. Tim ini bertugas mendeteksi potensi kendala dan melakukan intervensi operasional secara real-time selama proses pengiriman.

Target Beragam Sektor Industri

Layanan HWX menyasar sektor otomotif dan engineering (komponen mesin berat), teknologi dan elektronik (perangkat bernilai tinggi), farmasi dan life sciences (produk sensitif), serta minyak, gas, dan energi (peralatan teknis jumbo).

Semua pengiriman dikelola dalam satu sistem terintegrasi, dari penjemputan hingga pengantaran, termasuk pengurusan kepabeanan.

Keunggulan lain meliputi jangkauan ke lebih dari 220 negara, infrastruktur global terintegrasi, sistem berbasis waktu, pemantauan menyeluruh, dan skema harga all-in yang transparan.

>>> Nubia A76 5G Hadir di Kelas Rp2 Jutaan, Seberapa Menarik Dibanding Para Pesaing?

Dengan begitu, pelaku usaha dapat mengatur anggaran dan jadwal operasional lebih efisien.