Lalamove Indonesia kembali mengadakan Lalamove Driver Academy untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap layanan logistik.

Managing Director Lalamove Indonesia, Andito B. Prakoso, menyatakan bahwa investasi pada kompetensi mitra merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem logistik yang berkelanjutan.

>>> Penjualan Mobil Nasional Tumbuh 15,9 Persen di Semester I 2026

"Kami percaya bahwa layanan logistik berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kecepatan pengiriman, tetapi juga oleh kualitas interaksi antara mitra dan pelanggan.

Karena itu, kami terus berinvestasi dalam pengembangan kompetensi mitra, termasuk keterampilan komunikasi," ujar Andito dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2026).

Pelatihan kali ini berupa workshop bertajuk "Sapa Santun, Rezeki Lancar: Seni Komunikasi ala Mitra Driver Teladan" yang diikuti 50 mitra driver wilayah Jabodetabek.

Materi yang disampaikan oleh Founder Kemal Speaking Camp, Kemal Mochtar, mencakup komunikasi efektif dengan pelanggan, membangun rasa percaya diri, teknik penyampaian informasi yang jelas, hingga penanganan konflik secara profesional.

Arifin, salah satu mitra driver, mengapresiasi pelatihan tersebut. Ia mengatakan materi yang diberikan sangat berguna dan bisa langsung diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

>>> Dari Benih hingga Hilirisasi, Pemerintah Percepat Langkah Menuju Swasembada Pangan

"Saya sangat senang mengikuti workshop ini. Ilmunya sangat berguna, tidak hanya sebagai driver tetapi juga saat berkomunikasi dengan siapa pun.

Saya menyadari bahwa cara berkomunikasi dengan pelanggan sangat menentukan pengalaman mereka," ucap Arifin.

Selain pelatihan komunikasi, tim Driver Operations Lalamove juga memberikan pembekalan mengenai penanganan kendala operasional di lapangan serta membuka ruang diskusi bersama mitra pengemudi.

Diharapkan, investasi kualitas SDM ini dapat menjadi fondasi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem logistik nasional secara berkelanjutan.

Sebagai informasi, pada tahun 2025 Lalamove mencatat pertumbuhan positif dengan peningkatan jumlah pengguna aktif mencapai 36% dan mitra pengemudi lebih dari 20%.

>>> PM-AAS: Strategi Baru Pertanian Indonesia dari Swasembada ke Ekspor

Angka pemesanan juga tumbuh sebesar 34% secara tahunan (yoy).