Dadan sebelumnya menjelaskan pembayaran dilakukan dua termin. Termin pertama saat produksi mencapai 60 persen, dan termin kedua setelah seluruh unit selesai.

Namun, hingga batas waktu 20 Maret 2026, penyedia jasa hanya mampu menyerahkan 21.801 unit dari kontrak 25.644 unit.

Artinya, sekitar 3.843 unit tidak terealisasi.

Data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Inaproc) LKPP mencatat beberapa paket pengadaan. Pada Oktober 2025, ada pengadaan senilai Rp1,22 triliun untuk 24.400 unit.

Paket lain pada Mei 2025 senilai Rp406,5 miliar untuk 8.133 unit, dan Juli 2025 senilai Rp1,2 triliun untuk 24.400 unit.

>>> Ending Film Masters of the Universe 2026, Apakah Bakal Lanjut Musim Kedua?

Kejagung masih mendalami aliran dana dan kemungkinan tersangka lain. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pengadaan barang publik yang rawan korupsi.