Google resmi meluncurkan Gemini Go, aplikasi kecerdasan buatan yang dirancang khusus untuk ponsel Android berspesifikasi rendah atau entry-level.

Aplikasi ini merupakan versi lebih ringan dari Gemini reguler yang biasa ditemukan di perangkat Android saat ini.

>>> Microsoft Perkenalkan Project Solara, Platform AI Agent Pengganti Aplikasi

Gemini Go dikembangkan untuk smartphone yang mengadopsi sistem operasi Android Go. Google menyatakan aplikasi ini dapat berjalan lancar pada ponsel dengan RAM minimal 2 GB.

Dari segi fungsionalitas, Gemini Go menghadirkan kemampuan yang identik dengan versi standar.

Pengguna bisa melakukan panggilan telepon, mengirim pesan teks, mencari informasi lokal, hingga berdialog dengan format percakapan natural.

Contoh penggunaan praktisnya termasuk memperkirakan durasi perjalanan ke tempat kerja atau melacak restoran terdekat dengan fasilitas tertentu.

AI ini juga bisa mengatur alarm, menyusun agenda kalender, dan memutar musik sesuai aktivitas pengguna.

>>> PLN Pasok Listrik 1,2 GW untuk Pusat Data BDx Indonesia

Meski untuk perangkat dengan spesifikasi terbatas, Gemini Go tetap mendukung unggahan dokumen. Pengguna dapat mengirimkan foto atau dokumen lain untuk memberikan konteks tambahan saat berinteraksi.

Menggantikan Assistant Go

Kehadiran Gemini Go diproyeksikan menggantikan posisi Assistant Go, versi ringan Google Assistant dengan kemampuan terbatas. Langkah ini mengalihkan seluruh peran dan fungsi Assistant Go ke platform AI baru.

Saat sistem beralih, Gemini Go bisa diakses dengan menekan dan menahan tombol Home atau tombol Power pada perangkat kompatibel.

Pengguna kemudian bisa langsung memberikan perintah suara atau mengajukan pertanyaan.

Distribusi Gemini Go dilakukan secara bertahap kepada pengguna Android Go di seluruh dunia mulai pekan ini.

>>> Kamus Bahasa Minion: Arti Bello, Poopaye, dan Kosakata Lainnya

Pemilik ponsel dapat memeriksa ketersediaan fitur dengan memperbarui aplikasi Google ke versi terbaru melalui Google Play Store.