Minions akan kembali ke layar lebar melalui film terbaru, Minions & Monsters.

Karakter kuning dari Despicable Me ini dikenal dengan dialog unik mereka yang sering disebut Minionese atau Banana Language.

Bahasa Minion bukan sekadar suara acak tanpa makna. Bahasa buatan ini dirancang secara taktis untuk kebutuhan sinema.

Kosakata Bahasa Minion

Bahasa Minion tidak memiliki struktur tata bahasa yang baku. Karakternya digerakkan dengan kombinasi polyglot, mengambil potongan kosakata dari berbagai bahasa seperti Inggris, Italia, bahkan Indonesia.

  • Bello: Halo (dari kata Hello)
  • Poopaye: Selamat tinggal (dari kata Goodbye)
  • Tank yu: Terima kasih (dari Thank you)
  • Tulaliloo ti amo: Aku mencintaimu (kombinasi kata buatan dan Ti amo)
  • Para tu: Untukmu (dari bahasa Spanyol)
  • Gelato: Es krim (dari bahasa Italia)
  • Kanpai: Bersulang (dari bahasa Jepang)
  • Baboi: Mainan atau boneka
  • Muak muak muak: Ciuman

Selain itu, ada menu makanan dalam bahasa Indonesia seperti nasi goreng, kecap manis, soto ayam, hingga terima kasih yang muncul di Minions: The Rise of Gru.

Minions juga pernah mengucapkan "paduka raja" saat berinteraksi dalam latar kerajaan Inggris.

Munculnya bahasa Indonesia karena sutradara waralaba, Pierre Coffin, merupakan anak dari sastrawan Indonesia N. H. Dini.

Coffin yang juga menjadi aktor utama di balik suara para Minions menyatakan dalam wawancara resmi bahwa ia memilih kata-kata tersebut karena menyukai ritme bunyinya yang unik.

Penggunaan bahasa campuran ini menjadi strategi lintas budaya yang efektif bagi Illumination Entertainment dan Universal Pictures.

Dengan tidak mengikat Minions pada satu bahasa dominan, karakter ini berhasil meruntuhkan batasan budaya dan mudah dicerna oleh penonton global.

>>> Microsoft Luncurkan Project Solara, Wearable AI Tanpa Layar Aplikasi di Computex 2026

>>> China Luncurkan Skuad Robot Polantas Pertama di Hangzhou

>>> Skuad Robot Polantas Pertama di China Resmi Atur Lalu Lintas Hangzhou