Keinginan pemilik hewan peliharaan untuk berkomunikasi dengan anjing atau kucing kesayangan kini bukan lagi sekadar imajinasi.

Sebuah perusahaan asal Hangzhou meluncurkan aplikasi bernama PettiChat yang menawarkan fitur penerjemah berbasis kecerdasan buatan (AI).

>>> PSS Matangkan Project Unity, Kim Kurniawan Antusias Training Ground Baru Rampung 2026

Aplikasi ini dirancang untuk memahami suara hewan dan mengubah gonggongan atau meongan menjadi teks yang dapat dibaca manusia melalui ponsel.

Memahami Suara Hewan Melalui Layar Ponsel

PettiChat membawa angin segar dalam industri teknologi komunikasi. Setiap suara hewan peliharaan kini bisa memiliki terjemahan teks yang jelas bagi pemiliknya.

Gonggongan anjing di siang hari atau suara kucing di tengah malam tidak lagi menjadi misteri. Pemilik hewan dapat mengetahui maksud di balik suara tersebut secara presisi.

Cara menggunakan aplikasi ini sangat praktis. Anda hanya perlu memasangkan gawai pintar berukuran kecil pada kalung leher hewan peliharaan.

Spesifikasi perangkat keras pendukung PettiChat:

  • Bobot sangat ringan, hanya 27 gram agar nyaman digunakan hewan.
  • Dilengkapi sistem pintar yang menangkap, merekam, dan menganalisis frekuensi suara secara otomatis.
  • Terhubung langsung dengan aplikasi di ponsel untuk mengirim data hasil analisis.
  • Mampu mengidentifikasi status emosional hewan secara real-time berdasarkan gelombang suara.

Pengalaman menggunakan teknologi ini terasa personal dan akrab. Interaksi yang dihasilkan mirip seperti berkirim pesan melalui aplikasi percakapan populer.

Teknologi Canggih di Balik Penerjemah Hewan

Kemampuan PettiChat didukung oleh infrastruktur teknologi yang kompleks. Perangkat ini mengintegrasikan kecerdasan buatan tingkat tinggi untuk memastikan akurasi terjemahan yang optimal.

Sistem ini menggabungkan komputasi awan Tongyi Qianwen milik Alibaba Cloud dengan model penerjemahan internal PettiChat. Kerja sama ini memungkinkan pemrosesan data yang cepat dan akurat.