Klub terakhir yang ia latih adalah Sumsel United musim lalu. Pemahaman mendalam tentang karakter sepak bola Indonesia menjadi alasan kepercayaan manajemen.

Perombakan Manajemen dan Markas Sementara

Semen Padang tidak hanya merombak posisi pelatih. Ada sejumlah perubahan dalam struktur organisasi klub sebagai evaluasi total setelah terdegradasi.

Manajemen menunjuk Deni Sulton sebagai General Manager sekaligus Asisten Manajer Tim. Langkah ini diharapkan meningkatkan koordinasi antara manajemen dan tim pelatih.

Selain urusan teknis, Nil Maizar harus menghadapi situasi baru terkait markas tim. Semen Padang tidak bisa menggunakan Stadion Haji Agus Salim selama Championship 2026/2027 karena renovasi total.

Manajemen menyiapkan Stadion Benteng di Tangerang dan Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi sebagai kandang sementara.

Meski kehilangan dukungan langsung dari suporter Padang, harapan besar tetap mengiringi kembalinya sang pelatih.

>>> Hasil Drawing VCT Pacific Stage 1 2026: Derby Jepang dan Duel Alpha vs Omega

Dengan pengalaman, ikatan emosional dengan klub, serta dukungan penuh dari manajemen, Nil Maizar diharapkan mampu memimpin Semen Padang bangkit dan kembali ke Liga 1.