Semen Padang FC bergerak cepat menatap Championship 2026/2027. Setelah terdegradasi dari Liga 1 musim lalu, Kabau Sirah resmi menunjuk Nil Maizar sebagai pelatih kepala.

Pengumuman ini dirilis melalui kanal resmi klub. Manajemen menunjukkan keyakinan penuh kepada pelatih asal Sumatra Barat tersebut.

>>> Kane Parsons Cetak Rekor Sutradara Termuda Hollywood Lewat Film The Backrooms

Kembalinya Sosok Penting

Penunjukan Nil Maizar bukan tanpa alasan. Pelatih berusia 56 tahun ini memiliki ikatan emosional kuat dengan Semen Padang.

Ia merupakan sosok penting dalam sejarah klub. Nil Maizar diharapkan mampu mengembalikan klub ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Musim 2025/2026 menjadi periode sulit bagi Semen Padang. Dalam 34 pertandingan, mereka hanya meraih 20 poin dengan lima kemenangan, lima imbang, dan 24 kekalahan.

Akibat hasil tersebut, tim yang dilatih Imran Nahumarury harus turun ke Championship. Produktivitas rendah dan lini pertahanan lemah menghambat upaya bersaing.

Bersama Persis Solo dan PSBS Biak, Kabau Sirah harus meninggalkan Liga 1 untuk musim depan.

Prestasi dan Pengalaman Nil Maizar

Bagi masyarakat Sumatra Barat, Nil Maizar bukan sekadar pelatih biasa. Lahir di Payakumbuh, 2 Januari 1970, ia adalah figur penting dalam sejarah modern Semen Padang.

Sebelumnya, ia sukses membawa Kabau Sirah menjuarai Liga Primer Indonesia musim 2011/2012. Prestasi tersebut membuka kesempatan tampil di kompetisi Asia.

Kesuksesannya juga membuatnya dipercaya menangani Timnas Indonesia pada Piala AFF 2012.

>>> Rahasia 24 Tahun Maliq & D'Essentials Eksis: Rekam Tumbuh Kembang Personel di Lagu Terbaru

Karier kepelatihannya terus berlanjut di berbagai klub seperti Putra Samarinda, Persela Lamongan, PS TIRA, Sriwijaya FC, hingga PSMS Medan.