Pelatih Persib Bandung Igor Tolic buka suara terkait perekrutan Mariano Peralta yang resmi dikontrak selama dua tahun ke depan.

Namun, sebelum membahas Peralta, Igor menjelaskan bahwa proses perekrutan dimulai sejak kedatangan pelatih Bojan Hodak tiga tahun lalu.

>>> Take-Two Proyeksikan Arus Kas Operasi Lebih dari $1 Miliar Jelang Peluncuran GTA 6

"Semua ini adalah hasil ketika kebenaran menjadi fondasi klub, kejujuran dan kerja keras, maka klub tersebut akan menjadi sukses.

Ini adalah hal yang pertama," ujar Igor di Stadion GBLA, Senin (20/7).

Ia menambahkan, saat Bojan datang, Persib berada di peringkat ke-16. Dalam tiga tahun, tim berhasil memenangkan tiga gelar dan menetapkan standar tertentu.

Igor membeberkan adanya pembagian posisi di Persib. CEO Glenn Sugita memiliki kekuatan besar dan investasi yang mendukung tim.

"Ini adalah hal pertama, ini jadi dasarnya. Tanpa ini, kita tidak bisa melakukan apa-apa," bebernya.

Kedua, sporting director Stanley Bernard melakukan perekrutan sepanjang tahun hingga berhasil mendatangkan pemain berkualitas dengan biaya lebih rendah dibanding klub lain.

"Kami bukanlah klub yang sangat kaya raya yang bisa membeli siapa saja, tapi dengan seni bernegosiasi Pak Stanley, kami berhasil mendatangkan pemain-pemain terbaik dan Peralta adalah pemain terbaik yang hadir ke klub kami," ungkapnya.

Menurut Igor, klub kini berada di level di mana pemain tetap ingin datang meskipun uang yang ditawarkan lebih kecil, karena mereka ingin menjadi bagian dari kesuksesan Persib.

Pelatih asal Kroasia ini mengungkapkan banyak hal terjadi di balik layar hingga akhirnya Persib bisa mendatangkan Peralta, yang merupakan pemain terbaik Super League 2025/2026.

>>> Todd Howard Puji Tim Teknis Bethesda, Penggemar Skeptis dengan Creation Engine 3