Ikan sarden sering dianggap sebagai makanan praktis, namun kandungan nutrisinya sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Ikan kecil dari keluarga herring ini tersebar di perairan dunia, termasuk Laut Mediterania serta Samudra Atlantik dan Pasifik.

>>> Purbaya Siap Bantu Kejagung Usut Korupsi BGN, Skandal Dadan Cs

Selain mudah ditemukan dan terjangkau, sarden juga rendah merkuri sehingga aman dikonsumsi, termasuk oleh ibu hamil dan menyusui.

Kandungan Nutrisi Utama Sarden

Para ahli gizi menjelaskan sarden mengandung asam lemak omega-3, kalsium, vitamin D, hingga vitamin B12. Nutrisi ini penting dalam menjaga kesehatan jantung, tulang, dan sistem kekebalan tubuh.

Menurut GoodRx, satu kaleng sarden dengan berat sekitar 106 gram mengandung 191 kalori, 22,6 gram protein, 10,5 gram lemak sehat, dan 351 mg kalsium.

Omega-3 untuk Jantung dan Stroke

Salah satu keunggulan utama sarden adalah kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi. Nutrisi ini tidak dapat diproduksi tubuh sehingga harus diperoleh dari makanan.

Omega-3 memiliki sifat antiinflamasi yang mampu menurunkan risiko penyakit kronis, seperti radang sendi, asma, diabetes tipe 1, serta stroke.

Selain itu, omega-3 juga bermanfaat menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah dan kadar trigliserida.

Kalsium dan Vitamin D untuk Tulang

Sarden merupakan sumber kalsium yang baik, terutama bagi masyarakat yang tidak mengonsumsi susu atau memiliki intoleransi laktosa.

Satu kaleng sarden mengandung sekitar 351 mg kalsium, setara dengan 27% kebutuhan harian orang dewasa.

Mineral ini penting untuk kesehatan tulang dan gigi, serta membantu fungsi saraf dan otot.

Sarden juga mengandung vitamin D, dengan sekitar 4,4 mikrogram per kaleng atau 22% kebutuhan harian.