Vitamin DTidak banyak makanan yang secara alami mengandung vitamin D. Sarden termasuk salah satu sumber vitamin tersebut.

Dalam satu kaleng sarden terdapat sekitar 4,4 mikrogram vitamin D atau setara 22% kebutuhan harian.

>>> Bahaya Pakai Shockbreaker KW, Ini Tips Pilih yang Aman dan Awet di Jalanan Indonesia 2026

Vitamin D membantu penyerapan kalsium, menjaga kekuatan tulang, serta mendukung sistem kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin D diketahui dapat menyebabkan kelelahan, gangguan suasana hati, hingga meningkatkan risiko osteoporosis.

Protein dan Vitamin B12Sarden juga kaya protein dengan kandungan sekitar 23 gram per kaleng. Protein diperlukan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan, membentuk hormon, serta menjaga massa otot.

Selain itu, sarden mengandung 8,2 mikrogram vitamin B12 atau lebih dari tiga kali kebutuhan harian orang dewasa.

Vitamin B12 berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, menjaga fungsi saraf, serta membantu pembentukan DNA.

Mineral PentingTak hanya itu, sarden juga mengandung zat besi, fosfor, magnesium, seng, dan kalium.

Zat besi membantu mencegah anemia, fosfor menjaga kesehatan tulang dan gigi, magnesium mendukung fungsi saraf dan otot, sementara seng dan kalium berperan menjaga daya tahan tubuh serta tekanan darah.

Bolehkah Makan Sarden Setiap Hari?

Menurut panduan gizi Amerika Serikat (USDA), orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar 8 hingga 10 ons makanan laut per minggu.

Satu kaleng sarden umumnya berisi sekitar 3,75 ons ikan. Oleh karena itu, konsumsi sarden beberapa kali dalam seminggu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.

Bagi yang ingin mengonsumsinya setiap hari, disarankan dalam porsi kecil agar total konsumsi mingguan tetap sesuai anjuran.

Namun, penderita asam urat perlu membatasi konsumsi sarden karena ikan ini mengandung purin yang dapat memicu kekambuhan penyakit.

Ahli gizi menyarankan memilih sarden kalengan yang dikemas dalam air atau minyak zaitun murni dibandingkan minyak biasa.

Masyarakat juga perlu memperhatikan kandungan garam karena beberapa produk sarden kalengan mengandung natrium cukup tinggi.

>>> KABAR DUKA! Patrick Kekasih Yaya Mertua dari Jennifer Coppen Tewas Diduga Tersengat Listrik Water Heater di Vila Sanur

Meski demikian, secara keseluruhan sarden tetap menjadi salah satu pilihan ikan paling sehat karena kaya nutrisi, rendah merkuri, mudah ditemukan, dan relatif ramah di kantong.