Ikan sarden selama ini dikenal sebagai makanan praktis yang mudah ditemukan di pasaran. Di balik ukurannya yang kecil, ikan ini menyimpan berbagai nutrisi penting bagi kesehatan tubuh.

Sarden merupakan ikan kecil dari keluarga herring yang hidup di berbagai perairan dunia, termasuk Laut Mediterania serta Samudra Atlantik dan Pasifik.

>>> Hasil Polytron Indonesia Open 2026: Kejutan Raymond/Joaquin Bungkam Ganda Jepang

Selain harganya terjangkau, sarden tergolong ikan rendah merkuri sehingga aman dikonsumsi, termasuk oleh ibu hamil dan menyusui.

Ahli gizi menyebut sarden mengandung asam lemak omega-3, protein, kalsium, vitamin D, hingga vitamin B12. Nutrisi ini berperan dalam menjaga kesehatan jantung, tulang, dan sistem imun.

Kandungan Nutrisi Ikan Sarden

Dalam satu kaleng sarden ukuran sekitar 106 gram (3,75 ons), terkandung sekitar 191 kalori, 22,6 gram protein, 10,5 gram lemak sehat, serta 351 mg kalsium.

Berikut keunggulan utama ikan sarden:

Omega-3Salah satu keunggulan utama sarden adalah kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi. Nutrisi ini tidak dapat diproduksi tubuh sehingga harus diperoleh dari makanan.

Omega-3 memiliki sifat antiinflamasi dan berperan menurunkan risiko berbagai penyakit kronis seperti radang sendi, asma, diabetes tipe 1, penyakit radang usus, hingga stroke.

Selain itu, omega-3 membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah serta kadar trigliserida dalam darah.

KalsiumBagi masyarakat yang tidak mengonsumsi susu atau memiliki intoleransi laktosa, sarden bisa menjadi alternatif sumber kalsium.

Satu kaleng sarden mengandung sekitar 351 mg kalsium atau setara 27% kebutuhan harian orang dewasa.

Mineral ini berfungsi menjaga kesehatan tulang dan gigi, membantu kerja saraf dan otot, serta berperan menjaga tekanan darah tetap stabil.