"Dari pertemuan dengan mereka, kami mempelajari permainan sebelumnya seperti apa.

Kami terapkan di pertandingan tadi dan kami juga bersiap kalau ada perubahan permainan seperti di gim kedua dan ketiga," lanjut Tiwi.

Pertandingan ketat ini memaksa Fadia/Tiwi bekerja keras karena sempat kehilangan gim kedua dan tertinggal di gim penentu.

"Pastinya tidak mudah, ini pertandingan yang engit. Ini pertemuan ketiga kami.

Ada modal kemenangan di pertandingan sebelumnya. Kuncinya adalah kami berkomunikasi baik," ujar Fadia.

Komunikasi yang lancar membantu mereka meredam ego di lapangan sehingga bisa bermain lebih sabar.

>>> Real Madrid Segera Aktifkan Klausul Pelepasan Denzel Dumfries dari Inter Milan

"Pada gim ketiga saya merasa kami sempat terlalu nafsu untuk mematikan lawan. Namun, kemudian kami mencoba bersabar dan fokus, hingga akhirnya bisa meraih poin demi poin," lanjut Fadia.