Perusahaan material energi asal Tiongkok, GEM Co., Ltd., kembali membuka peluang beasiswa bagi generasi muda Indonesia.

Program Beasiswa Kerja Sama Indonesia-Tiongkok ini menawarkan pendidikan Master 2026 di Central South University (CSU) untuk bidang Metalurgi dan Perdagangan Internasional.

>>> GEM Gandeng LPDP Buka Beasiswa S2 Metalurgi dan Perdagangan Internasional

Inisiatif ini merupakan kolaborasi antara GEM, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan CSU.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia unggul di sektor hilirisasi mineral dan manufaktur berteknologi tinggi.

Visi Besar GEM dalam Investasi Sumber Daya Manusia

Sebagai pemain global di bidang ekonomi sirkular, GEM memandang investasi pada manusia sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan.

Annisya Putri, Assistant R&D Engineer di Laboratorium Penelitian Bersama GEM-ITB-CSU, menegaskan pentingnya pengembangan talenta ini.

“Kami berharap program ini mampu melahirkan profesional Indonesia dengan kompetensi internasional dan pemahaman teknologi mutakhir,” ujar Annisya pada Selasa, 2 Juni 2026.

Program beasiswa ini telah berjalan sejak 2019. Hingga saat ini, tercatat 263 mahasiswa magister dan tiga mahasiswa doktoral telah mendapatkan manfaat dari program tersebut.

Mereka berasal dari 96 universitas di 31 provinsi di Indonesia.

Pertumbuhan jumlah penerima beasiswa terus meningkat.

Pada angkatan pertama tahun 2019 hanya 20 mahasiswa, namun melonjak hingga lebih dari 260 orang pada tahun 2025.

Target Jangka Panjang dan Pengembangan Talenta

Chairman GEM, Profesor Xu Kaihua, memiliki target ambisius hingga tahun 2045.

Rencana pengembangan talenta mencakup mencetak 100 lulusan doktoral, 1.000 lulusan magister, dan melatih 10.000 tenaga teknis.

>>> Pemprov Jabar Matangkan Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara

Pada pendaftaran tahun 2026, peserta akan menempuh studi di CSU. Universitas ini dikenal unggul dalam bidang teknik material dan pertambangan.