Dewan Komisaris Pertamina baru-baru ini melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah SPBU di Bali. Langkah ini bertujuan memastikan kualitas pelayanan dan keandalan fasilitas tetap terjaga.

Kunjungan ini juga memantau ketersediaan stok BBM agar kebutuhan masyarakat terpenuhi. Bali sebagai pusat pariwisata internasional membutuhkan kepastian pasokan energi.

>>> RI Siap Terapkan Universal Banking, Bankir Ungkap Syarat Terbaru 2026

Lokasi Peninjauan dan Kesiapan Operasional

Pengawasan lapangan dilakukan di beberapa titik strategis, salah satunya SPBU COCO 51.801.30 di Denpasar Timur. Lokasi ini menjadi perwakilan untuk melihat standar operasional Pertamina secara langsung.

Rombongan kemudian melanjutkan ke SPBU 54.80.115 di Jalan Raya Puputan, Renon. Titik terakhir adalah SPBU 54.801.06 di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina menjaga SOP di setiap unit layanan. Kehadiran petinggi perusahaan di lapangan menunjukkan pentingnya kualitas layanan energi di destinasi wisata utama.

Pesan Komisaris Utama Mengenai Citra Pariwisata

Mochamad Iriawan, Komisaris Utama Pertamina, menekankan Bali memiliki posisi strategis sebagai wajah pariwisata Indonesia. Pelayanan energi di daerah ini harus terus ditingkatkan kualitasnya.

Menurut Iriawan, tinjauan langsung memungkinkan manajemen melihat kondisi nyata kesiapan stok BBM. Hal ini mencakup pemeriksaan sarana penunjang dan interaksi petugas dengan pelanggan.

Poin penting yang menjadi perhatian dalam kunjungan:

  • Menjamin ketersediaan stok BBM agar tidak terjadi kelangkaan di Denpasar dan sekitarnya.
  • Memastikan sarana dan fasilitas SPBU dalam kondisi prima.
  • Mendorong budaya senyum dan sapa dari operator kepada pelanggan.
  • Menekankan kebersihan area SPBU untuk kenyamanan pengunjung.

Instruksi ini diberikan agar masyarakat dan wisatawan merasa nyaman saat menggunakan layanan Pertamina. Pelayanan ramah dan lingkungan bersih menjadi nilai tambah bagi citra perusahaan.