Aktor senior Anjasmara baru saja meluncurkan lini parfum bernama Harmel. Keputusan ini berawal dari pengalaman tidak menyenangkan saat mencoba parfum di pusat perbelanjaan.

Saat itu, aroma parfum yang disemprotkan ke tubuhnya terasa sangat menyengat. Ia langsung mencari toilet untuk membasuh wangi tersebut karena merasa tidak nyaman.

>>> Rupiah Tertekan, Kurs Jual Dollar AS di Sejumlah Bank Tembus Rp 18.010

Standar Perfeksionisme dalam Pengembangan Produk

Insiden tersebut menjadi pelajaran bagi Anjasmara dalam menentukan standar kualitas parfumnya. Ia menginginkan aroma yang kuat namun tetap lembut saat tercium.

Aktor berusia 50 tahun ini menghindari wangi yang terlalu berlebihan. Baginya, parfum ideal harus memberikan kesan kokoh tanpa menusuk hidung.

Proses pengembangan Harmel memakan waktu hingga satu setengah tahun. Sifat perfeksionis Anjasmara menjadi alasan utama lamanya riset dan pengembangan.

Beberapa kendala yang dihadapi antara lain ketidaksesuaian aroma pada hasil awal, daya tahan wangi yang kurang lama, rasa putus asa tim pengembang, dan evaluasi ketat untuk setiap detail produk.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 4 - 7 Juni 2026

Anjasmara mengakui parfum adalah produk yang paling banyak mengalami kegagalan uji coba. Ia berkali-kali mengganti formula demi mendapatkan racikan yang mewakili identitas brand.

Uji Coba Pribadi Sebelum Peluncuran

Sebelum dijual, Anjasmara menjadi kelinci percobaan bagi produknya sendiri selama enam bulan terakhir. Langkah ini dilakukan untuk memastikan parfum nyaman digunakan sehari-hari.

Menurutnya, akan memalukan jika meluncurkan produk yang kualitasnya belum teruji secara personal oleh pemiliknya. Kini, ia puas dengan hasil akhir yang telah melalui kurasi ketat.

>>> Kurs Pajak Terbaru Maret 2026: Rupiah Melemah Lawan Mata Uang Asing Utama

Anjasmara berharap pengguna parfumnya bisa merasakan kenyamanan dan kepercayaan diri yang sama seperti yang ia rasakan.