Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data perdagangan luar negeri Indonesia pada April 2026. Salah satu catatan penting adalah impor emas yang mencapai 2,5 ton.

Nilai transaksi impor logam mulia tersebut mencapai USD 377,2 juta.

>>> Update No Man's Sky Xeno Arena: Kini Bisa Tangkap dan Battle Monster Mirip Pokémon!

Dalam rupiah, nilainya setara dengan Rp 6,728 triliun dengan asumsi kurs Rp 17.839 per dolar AS.

Negara Pemasok Emas Utama

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan asal negara pengirim emas. Australia menjadi mitra utama dalam pengadaan emas impor ini.

Lebih dari separuh total emas yang didatangkan berasal dari Australia. Selain itu, ada dua wilayah lain yang menjadi pemasok signifikan.

  • Australia: 1,3 ton emas, nilai USD 199,2 juta (52,8% dari total impor).
  • Hong Kong: 533 kg emas, nilai USD 81,7 juta.
  • Uni Emirat Arab: 240 kg emas, nilai USD 36,4 juta.

Data ini menunjukkan ketergantungan pasokan emas Indonesia pada beberapa wilayah kunci. Australia masih mendominasi pangsa pasar impor logam mulia untuk domestik.

Tren Harga Emas Global dan Lokal

Impor emas besar-besaran terjadi saat harga emas dunia sedang menurun. Periode koreksi harga berlangsung dari Maret hingga Mei 2026.

Berdasarkan data BPS, harga emas internasional pada Mei 2026 berada di level USD 4.587 per troy ons.

Angka ini turun signifikan dibandingkan Februari 2026 yang mencapai USD 5.019 per troy ons.

Pudji Ismartini menambahkan bahwa pergerakan harga global searah dengan kondisi di dalam negeri. Harga emas perhiasan di Indonesia juga mengalami kontraksi bulanan selama Maret hingga Mei 2026.