National Hurricane Center Pantau Sistem Badai di Teluk, Ancaman Hujan Lebat
National Hurricane Center (NHC) menetapkan gangguan tropis di Teluk Amerika bagian timur sebagai Invest 91L pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Kondisi lingkungan meningkatkan kemungkinan perkembangan sistem saat bergerak ke utara menuju Semenanjung Florida.
>>> Fatima Kline Hadapi Tabatha Ricci di UFC Fight Night 281
Menurut NHC, sistem ini memiliki peluang 30 persen untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 jam ke depan.
Peluang tersebut meningkat menjadi 40 persen dalam tujuh hari ke depan.
Gangguan ini berupa area hujan dan badai petir yang tidak teratur, didorong oleh sistem tekanan rendah tingkat atas dan palung permukaan.
Forecaster dari FOX Forecast Center mencatat bahwa area tekanan rendah terbentuk lebih jauh dari pantai dari yang diperkirakan sebelumnya.
Sebagian besar model prakiraan menjaga sistem tropis tetap relatif lemah karena kondisi atmosfer di Teluk tidak terlalu mendukung intensifikasi cepat.
NHC menekankan bahwa sistem saat ini tidak memiliki sirkulasi permukaan yang jelas, sehingga tekanan atmosfer tetap tinggi di wilayah tersebut.
>>> Orioles Ikat Kyle Bradish dengan Kontrak Rp1,4 Triliun
Untuk diklasifikasikan sebagai badai tropis, gangguan harus memiliki pusat angin berputar yang tertutup dan kecepatan angin maksimum 39 mph.
Jika sistem cukup terorganisir, ia akan diberi nama Bertha.
Para ahli cuaca menekankan bahwa ancaman utama tetap berupa hujan lebat lokal, bukan angin destruktif. Model pelacakan terbaru menunjukkan bahwa sistem potensial bergerak menjauh dari area Teluk Tampa.
Meskipun demikian, komunitas pesisir hingga Senin dapat mengalami peningkatan peluang hujan dengan beberapa putaran hujan deras yang dapat menyebabkan banjir bandang di daerah rendah atau drainase buruk.
Menurut Meteorolog Nash Rhodes dari FOX 13, komunitas pesisir akan mengalami satu atau dua putaran hujan dan badai setiap hari.
>>> Film Nolan Picu Lonjakan Penjualan Buku Epik Homer
Total curah hujan tertinggi diproyeksikan berdampak pada Florida utara, Florida Panhandle, dan Alabama pesisir. NHC terus memantau Invest 91L di Teluk timur seiring meningkatnya peluang perkembangan.
Update Terbaru
Strategi Mengelola Investasi Rp1.010 Triliun untuk Stabilitas Ekonomi 2026
Minggu / 19-07-2026, 08:50 WIB
Puluhan Daerah Sulit Bayar Gaji PPPK, Guru Besar UGM Usul Potong Tunjangan Pejabat
Minggu / 19-07-2026, 08:49 WIB
Guru di Riau Curhat di Instagram Gibran, Respons Wapres Langsung Turun ke Sekolah
Minggu / 19-07-2026, 08:49 WIB
Netanyahu Dikabarkan Minta Jaminan Pengamanan Seumur Hidup Jelang Pemilu Israel
Minggu / 19-07-2026, 08:46 WIB
Gaya Off-duty Jisoo BLACKPINK: Kaus Oblong dan Celana Longgar Jadi Andalan
Minggu / 19-07-2026, 08:46 WIB
Siswa SD Boyolali Raih Penghargaan dari NASA Berkat Temuan Celah Keamanan
Minggu / 19-07-2026, 08:46 WIB
Danhausen Pimpin Parade Pencabutan Kutukan di New York Sebelum Bertarung
Minggu / 19-07-2026, 08:42 WIB
Alberto Montes dan Tommy McMillen Buka Main Card UFC Fight Night 281
Minggu / 19-07-2026, 08:42 WIB
Keunggulan Fisik Tommy McMillen Jadi Modal Hadapi Alberto Montes di UFC OKC
Minggu / 19-07-2026, 08:40 WIB
Pirates Kalahkan Guardians 7-1 di Game Pertama, Hujan Tunda Laga Kedua
Minggu / 19-07-2026, 08:40 WIB
Boston Red Sox Perpanjang Rekor Kemenangan Jadi 12 Laga
Minggu / 19-07-2026, 08:40 WIB
Netanyahu Minta Jaminan Keamanan Seumur Hidup, Ini Alasannya
Minggu / 19-07-2026, 08:35 WIB
Profira Clinic Hadirkan XERF, Teknologi Skin Tightening Korea Pertama di Surabaya
Minggu / 19-07-2026, 08:35 WIB
Olise Cetak Sejarah di Piala Dunia, Lewati Rekor Pele dan Maradona
Minggu / 19-07-2026, 08:35 WIB







