Hello Games kembali menghadirkan kejutan bagi penggemar No Man's Sky melalui pembaruan terbaru bertajuk Xeno Arena.

Memasuki usia satu dekade sejak perilisan, game eksplorasi ruang angkasa ini terus bertransformasi dengan fitur-fitur unik.

>>> PLN Resmikan Laboratorium Konversi Motor Listrik di SMK Bhakti Kudus

Setelah sukses dengan pembaruan Remnant pada awal 2026, kini developer tersebut merilis update yang memperkenalkan konsep segar.

Pemain kini dapat menangkap, melatih, dan mempertandingkan makhluk alien yang mereka temukan.

Transformasi Xeno Arena: Dari Penjelajah Menjadi Pelatih Monster

Melalui update Xeno Arena, setiap pemain bebas mengoleksi berbagai varietas makhluk luar angkasa yang mendiami galaksi luas No Man's Sky.

Setiap planet memiliki karakteristik lingkungan berbeda, sehingga jenis makhluk yang ditemukan pun sangat beragam.

Kondisi ini menciptakan pengalaman eksplorasi yang lebih bermakna karena setiap sudut galaksi menyimpan potensi penemuan monster baru.

Sean Murray, Direktur Game, menjelaskan bahwa tim pengembang terinspirasi dari judul besar seperti Pokémon dan Palworld.

Sistem pertarungan hewan peliharaan di World of Warcraft juga menjadi referensi dalam pengembangan fitur ini.

Saat pemain mendarat di planet misterius dan menjumpai alien robotik, mereka bisa langsung menganalisis kemampuan khusus makhluk tersebut.

Misalnya, pemain bisa mengecek apakah makhluk itu memiliki serangan mematikan seperti neutron blast yang berguna dalam pertempuran.

Perubahan ini membuat aktivitas berkeliling ruang angkasa tidak lagi hanya soal bertahan hidup, tetapi juga perburuan spesimen terbaik.

Kedalaman Sistem Pelatihan dan Proses Evolusi Alien

Daya tarik utama Xeno Arena terletak pada sistem pengembangan makhluk yang mendalam.

Setiap alien yang berhasil dijinakkan memiliki statistik atribut serta afinitas elemen tertentu yang krusial dalam strategi pertarungan.