PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kudus meresmikan laboratorium konversi motor listrik di SMK Bhakti Kudus.

Peresmian dilakukan pada pekan kedua Mei 2026 sebagai bagian dari program PLN Peduli.

>>> Lirik Lagu Berusaha di Bawah Hujan - Idgitaf, Single Terbaru 2026 yang Viral

Langkah ini bertujuan memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Selain itu, PLN ingin meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di bidang energi terbarukan.

Fasilitas dan Pelatihan

PLN menyediakan sarana dan prasarana laboratorium konversi motor listrik secara lengkap. Fasilitas ini mencakup peralatan praktik untuk siswa.

Program ini juga mencakup pelatihan intensif bagi tenaga pendidik. Tujuannya agar guru memiliki keahlian teknis yang mumpuni dalam teknologi kendaraan listrik.

PLN juga membangun fasilitas charging station di area sekolah. Fasilitas ini menjadi sarana pendukung utama bagi proses pembelajaran.

Komitmen Transisi Energi

Manager PLN UP3 Kudus, Syaiful Azhari Siregar, menjelaskan bahwa sektor pendidikan memiliki peran strategis.

"Melalui program PLN Peduli ini, kami berupaya mendorong kesiapan dunia pendidikan dalam menghadapi era elektrifikasi kendaraan," ujarnya di kantornya pada Selasa (2/6/2026).

Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam transisi energi bersih. PLN mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi perubahan industri.

>>> Alasan Mengejutkan Sutradara soal Nasib Zendaya di Euphoria Season 3

Dukungan Sekolah

Kepala SMK Bhakti Kudus, Amir Abd Majid, menyambut baik inisiatif PLN. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN UP3 Kudus atas dukungan luar biasa ini," ungkapnya.

Ia menilai bantuan ini sebagai tonggak penting bagi kemajuan teknologi di sekolah. Amir optimis bantuan ini akan meningkatkan kemampuan teknis siswa dan guru secara signifikan.

Fokus kompetensi yang dikembangkan meliputi pemahaman teknologi motor listrik, proses konversi kendaraan BBM menjadi motor listrik, serta teknik pengoperasian dan perawatan kendaraan listrik.

Seluruh kurikulum praktik ini bertujuan agar lulusan memiliki keahlian yang langsung bisa diterapkan di dunia kerja.

Gaya Hidup Ramah Lingkungan

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menekankan pentingnya kolaborasi.

"Kami berharap melalui kolaborasi ini, lahir generasi muda yang mampu menjadi penggerak penggunaan energi bersih di Indonesia," jelasnya.

>>> Detik-detik Bocah Jatuh ke Kandang Gajah, Aksi Heroik Sang Ayah Viral

PLN memastikan transisi energi tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia. Dengan SDM yang siap, percepatan transisi energi nasional diharapkan berjalan lebih lancar dan berkelanjutan.