Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melepas sebanyak 2.369 lulusan SMK-SMAK dan SMK-SMTI yang berada di bawah pembinaan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI).

Para lulusan ini dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor manufaktur yang terus berkembang.

>>> Ribuan Lulusan SMK Kemenperin Langsung Terserap Industri

Menperin Agus Gumiwang menyatakan bahwa pendidikan vokasi merupakan investasi strategis untuk mencetak SDM industri yang kompeten, siap kerja, dan mampu bersaing.

Dari total lulusan yang dilepas, sebanyak 63,7% langsung terserap oleh dunia kerja. Angka ini menunjukkan efektivitas program pendidikan vokasi industri dalam menjawab kebutuhan pasar tenaga kerja.

Pendidikan Vokasi sebagai Investasi Strategis

Kemenperin terus mendorong pengembangan SMK berbasis industri agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

>>> Tablet yang Menganggur Kini Hidup Kembali Berkat Aplikasi Produktivitas

Lulusan SMK-SMAK dan SMK-SMTI dibekali keterampilan teknis dan soft skill yang relevan dengan industri manufaktur.

Dengan tingkat serapan tinggi, program ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri.

>>> Verizon Kuasai Tes Kecepatan 5G Terbaru, Tapi Konsumen Tak Perlu Khawatir

Menperin optimistis bahwa lulusan SMK binaan Kemenperin akan menjadi tenaga kerja andal yang mendukung pertumbuhan sektor manufaktur nasional.