Pemerintah Indonesia terus memperluas pasar industri nasional ke tingkat global. Langkah strategis dilakukan melalui partisipasi sebagai partner country dalam pameran industri internasional INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Rusia.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memimpin delegasi Indonesia dalam ajang tersebut.

>>> Google Home Dapatkan Pembaruan Otomatisasi yang Berguna

Ia mengatakan Indonesia datang dengan agenda besar untuk mempercepat hilirisasi industri serta memperkuat kerja sama teknologi dan investasi.

Dalam forum tersebut, Indonesia dan Rusia menandatangani tujuh nota kesepahaman (MoU) di bidang industri.

Nota kesepahaman ini mencakup hilirisasi, investasi, transfer teknologi, dan peningkatan akses produk manufaktur Indonesia ke pasar Eurasia.

>>> Persib Bandung Tunda Latihan Perdana, Fokus Kesehatan Pemain

Tujuh MoU Dorong Hilirisasi dan Investasi

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Menperin Agus Gumiwang bersama mitra industri Rusia. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Agus menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk mendorong pertumbuhan industri dalam negeri. Partisipasi Indonesia di INNOPROM 2026 menjadi bukti komitmen pemerintah membuka peluang ekspor baru.

>>> FIFA Tolak Banding Prancis, Michael Olise Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026

Dengan adanya MoU ini, produk manufaktur Indonesia memiliki akses lebih luas ke kawasan Eurasia. Langkah ini sejalan dengan target pemerintah meningkatkan nilai tambah industri melalui hilirisasi.