FIFA secara resmi menolak banding yang diajukan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) terkait kartu kuning yang diterima Michael Olise.

Keputusan ini membuat winger andalan Timnas Prancis itu tetap berada dalam ancaman skorsing.

>>> Penjelasan Ending Film 402 Rumah Sakit Angker Korea (2026) Akankah Lanjut Season 2?

Prancis dijadwalkan menghadapi Maroko di Boston Stadium pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB. Laga ini merupakan babak perempat final Piala Dunia 2026.

Kabar penolakan banding ini menjadi pukulan bagi skuad asuhan Didier Deschamps. Pasalnya, Olise merupakan pemain kunci yang telah mencatatkan lima assist dari lima pertandingan sepanjang turnamen.

Kartu Kuning Olise Tetap Berlaku

FFF sebelumnya mengajukan banding dengan alasan kartu kuning yang diberikan wasit kepada Olise tidak tepat. Mereka mengklaim tayangan ulang menunjukkan Olise tidak menyentuh wajah gelandang Paraguay, Matias Galarza.

Menurut FFF, Galarza melakukan simulasi dengan menjatuhkan diri seolah-olah mendapat pukulan.

Namun, FIFA tetap mempertahankan keputusan wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantashev, yang mengeluarkan kartu kuning pada menit ke-90+7.

>>> Tegangnya Malam di Jakarta Selatan: TNI Jaga Ketat Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Pasca Polisi Geledah Kafe deClan Signature

"Kami menerima pemberitahuan dari FIFA pagi ini dan kartu tersebut tetap berlaku," ujar pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, dalam konferensi pers di Foxborough, Amerika Serikat.

Olise Harus Waspada saat Hadapi Maroko

Keputusan FIFA membuat posisi Michael Olise semakin rawan.

Jika kembali menerima kartu kuning saat menghadapi Maroko, ia dipastikan harus menjalani hukuman larangan bermain pada semifinal apabila Prancis berhasil lolos.

Ancaman tersebut menjadi perhatian besar mengingat peran Olise sangat vital sepanjang Piala Dunia 2026.

>>> Pembatasan Pemilih Baru Ubah Regulasi Pemilu AS

Hingga babak perempat final, ia telah membukukan lima assist dari lima pertandingan dan menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam permainan Les Bleus.