Jade Aesthetic Clinic Kenalkan Teknologi Xerf untuk Pengencang Kulit Wajah
Jade Aesthetic Clinic memperkenalkan teknologi peremajaan kulit terbaru bernama Xerf di Jakarta. Teknologi ini dirancang untuk mengatasi masalah kulit wajah kendur akibat penurunan berat badan secara drastis.
Kulit Kendur Pasca Diet Drastis
Kondisi kulit kendur pascadetox atau penurunan berat badan puluhan kilogram dialami oleh influencer Sani Amelia. Ia mengaku sebelumnya memiliki berat badan di atas 100 kg.
>>> Psikolog Ungkap Cara Mengenali Orang Berbohong Lewat Isyarat Percakapan
Setelah berhasil menurunkan berat badan puluhan kilogram, kulit wajahnya menjadi kendur. Sani kemudian menjalani perawatan pengencangan kulit wajah di Jade Aesthetic Clinic.
Prosedur pengencangan yang dilakukan oleh dr. Jennifer Patra dinilai nyaman oleh pasien. Perawatan hanya memberikan sensasi hangat tanpa rasa sakit.
Sani mengatakan prosesnya menggunakan alat radiofrekuensi, terasa seperti dipijat hangat, dan tidak sakit. Ia merasa nyaman selama perawatan.
Teknologi Xerf yang Personal
Pemilik Jade Aesthetic Clinic, dr. Jennifer Patra, menjelaskan bahwa penuaan kulit setiap individu bersifat unik.
Hal ini dipengaruhi gaya hidup, stres, dan lingkungan, sehingga penanganan harus disesuaikan secara personal.
Pada kasus Sani, kulit menjadi kendur setelah diet dengan penurunan berat badan puluhan kilogram.
>>> Frisian Flag Gelar Edukasi Gizi dan Kedekatan Emosional Anak di Bintaro
Perawatan lifting atau pengencangan dilakukan dengan teknologi Xerf yang lebih natural, presisi, nyaman, dan personalized.
Teknologi Xerf memanfaatkan dual-frequency monopolar RF yang memadukan dua frekuensi radio sekaligus, yaitu 6,78 MHz dan 2 MHz.
Kombinasi ini menargetkan berbagai lapisan kulit secara simultan, dari lapisan luar hingga dalam, untuk menstimulasi kolagen sehingga kulit kencang.
Alat ini juga dilengkapi sistem pendingin canggih dan pengaturan kedalaman yang dapat disesuaikan. Hal ini meminimalkan waktu pemulihan pasien.
Kombinasi teknologi ini memungkinkan pengalaman skin tightening dengan minimal downtime. Perawatan menjadi lebih nyaman dan menjawab kebutuhan pasien yang mengutamakan hasil optimal tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Untuk mempertahankan elastisitas kulit secara optimal, pasien disarankan menjalani perawatan berkala setiap enam bulan sekali.
>>> Tren Foodscaping: Lanskap Halaman Rumah Indah dan Produktif
Hasil perawatan tidak instan, perlu waktu 1-2 bulan untuk melihat hasil karena tubuh membentuk kolagen baru. Perawatan bisa diulang setiap 6 bulan atau cukup dua kali dalam setahun.
Update Terbaru
Modus Pelecehan Seksual di Grup Chat Unesa, Ada Konten AI Tak Etis
Senin / 20-07-2026, 15:14 WIB
Hubungan Dekat Argentina dan Spanyol: Penjajahan Ratusan Tahun hingga Migrasi
Senin / 20-07-2026, 15:14 WIB
RUU PFII Disepakati untuk Disahkan Jadi UU dalam Rapat Paripurna Besok
Senin / 20-07-2026, 15:14 WIB
7 Tanda Seseorang Tidak Cocok Jadi Pemimpin, Saatnya Evaluasi
Senin / 20-07-2026, 15:14 WIB
Atlet Golf Perempuan Diculik saat Perayaan Ultah Nenek di Jakpus
Senin / 20-07-2026, 15:14 WIB
Portronics Luncurkan Pure Sound Pro X2, Sistem Home Theater 5.1 Saluran 150W
Senin / 20-07-2026, 15:14 WIB
REDMI 17 4G Terdaftar di EPREL dengan Baterai 7.500 mAh dan Pengisian 45W
Senin / 20-07-2026, 15:14 WIB
8 Gaya Pacar Lamine Yamal di Piala Dunia 2026, Temani Sang Kekasih Jadi Juara
Senin / 20-07-2026, 15:12 WIB
VinFast Resmi Buka 20 Dealer dan 2.000 Stasiun Tukar Baterai di Indonesia
Senin / 20-07-2026, 15:12 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Bikin Suspensi Udara Xpeng X9 Amblas
Senin / 20-07-2026, 15:12 WIB
Viral Wasit Tak Gubris Desakan Messi Minta Kartu Merah Cucurella
Senin / 20-07-2026, 15:08 WIB
Bank Mandiri Perkuat Layanan Lewat Kampanye Nyaman Bersama Mandiri
Senin / 20-07-2026, 15:07 WIB
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Salurkan B50 Mulai 1 Oktober
Senin / 20-07-2026, 15:07 WIB
Kemlu Tindak Lanjut Dugaan Penyanderaan Dua WNI di Myanmar
Senin / 20-07-2026, 15:07 WIB







