Data di atas memperlihatkan kontras antara penurunan volume pengiriman di awal tahun dengan optimisme kenaikan target pada periode berikutnya.

Meski pendapatan per kuartal sempat melampaui ekspektasi tipis, tekanan pasar tetap terlihat dari proyeksi masa depan yang lebih rendah.

>>> MotoGP Italia 2026: Marquez dan Bagnaia Pakai Livery Spesial, Ini Tampilan Terbarunya yang Mengejutkan

Strategi Pemulihan dan Kondisi Saham

CEO Xpeng, He Xiaopeng, menyatakan bahwa peluncuran model GX yang sukses menjadi modal penting bagi perusahaan untuk bangkit.

Ia meyakini kehadiran empat model kendaraan baru tahun ini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan penjualan yang kuat.

Kondisi keuangan perusahaan saat ini masih tercatat mengalami kerugian bersih sebesar 1,78 miliar yuan pada kuartal pertama.

Angka ini membengkak dibandingkan kerugian pada tahun lalu dan berbanding terbalik dengan keuntungan yang sempat diraih pada kuartal sebelumnya.

  • Kuartal I 2025: Rugi 664 Juta Yuan
  • Kuartal IV 2025: Laba 383,2 Juta Yuan
  • Kuartal I 2026: Rugi 1,78 Miliar Yuan

Tabel tersebut menunjukkan fluktuasi tajam pada profitabilitas perusahaan yang dipengaruhi oleh biaya operasional dan kondisi pasar global.

Penurunan ini juga berdampak pada nilai saham Xpeng di bursa Amerika Serikat yang telah menyusut hampir 19 persen sepanjang tahun berjalan.

Walaupun menghadapi tekanan besar, harga saham Xpeng sempat merangkak naik tipis sesaat setelah pengumuman kinerja terbaru dirilis ke publik.

>>> Uban di Usia Muda Normalkah? Simak 4 Penyebab Terbaru yang Sering Diabaikan

Hal ini menunjukkan investor masih memantau efektivitas langkah efisiensi dan inovasi produk yang tengah dijalankan oleh manajemen.