Eks Admin Fuji Resmi Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Dana Rp1 Miliar
Selebritas muda Fujianti Utami Putri, yang akrab disapa Fuji, mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa, 26 Mei 2026.
Ia didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin, untuk menindaklanjuti laporan dugaan penggelapan dana.
>>> Viral Driver Ojol Dibentak Sekuriti Konser F4 Senayan 2026, Netizen Geram
Fuji menyerahkan bukti tambahan berupa tangkapan layar percakapan dan dokumen pendukung. Barang bukti tersebut telah disita polisi dan ditandatangani dalam Berita Acara Penyitaan (BAP).
Status Tersangka dan Penolakan Damai
Fuji menegaskan tidak ingin menempuh jalur damai. Ia merasa telah memberikan waktu cukup bagi pihak terlapor untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Menurut Sandy Arifin, selama mediasi sebelumnya, mantan karyawan Fuji tidak menunjukkan itikad baik. Hal ini membuat Fuji enggan bertemu meski berada di lokasi yang sama.
Status hukum terlapor kini resmi naik dari terlapor menjadi tersangka. Penyidik telah meningkatkan perkara dari penyelidikan ke penyidikan.
Orba, rekan Sandy Arifin, menyampaikan bahwa langkah selanjutnya adalah merampungkan berkas untuk dilimpahkan ke kejaksaan.
Komitmen Fuji ke Persidangan
Fuji menyatakan komitmennya mengawal kasus ini hingga keadilan tercapai. Ia siap mengikuti seluruh proses hukum, termasuk hadir di persidangan.
>>> WU The Series Episode 5 Tayang Malam Ini, Pete dan Niran Hadapi Ritual Berisiko Tinggi
Keputusan ini diambil bukan hanya soal uang, tetapi untuk memberikan efek jera. Fuji ingin memastikan haknya sebagai pekerja seni terlindungi hukum.
Melalui persidangan, ia berharap fakta terungkap terang benderang di hadapan hakim.
Kerugian Rp1 Miliar
Fuji mengungkapkan kerugian yang dialami mencapai sekitar Rp1 miliar. Ia menyebut angka tersebut sebagai "satu digit M".
Jumlah itu tentu signifikan bagi figur publik muda yang sedang merintis karier.
Berikut ringkasan perkembangan kasus:
>>> Sudah Pakai NPPN, Bisakah WP OP Kembali ke PPh Final UMKM di 2026? Ini Aturan Resminya
- Peningkatan status hukum: mantan rekan kerja Fuji resmi menjadi tersangka.
- Bukti tambahan: tangkapan layar dan dokumen digital telah disita.
- Penolakan mediasi: Fuji menutup pintu damai karena itikad buruk tersangka.
- Total kerugian: sekitar Rp1 miliar.
- Target persidangan: kasus akan dibawa ke pengadilan.
Proses penyidikan masih berlanjut untuk persiapan pelimpahan berkas ke kejaksaan.
Update Terbaru
Kontes Mirip Jude Bellingham Digelar, Pemenangnya Bikin Heboh Suporter Bola
Jumat / 17-07-2026, 21:56 WIB
Membangun Tenaga Kerja Karbon Biru Indonesia
Jumat / 17-07-2026, 21:48 WIB
Putri Kembar Diddy Puji Sang Ayah: Dia Ayah yang Luar Biasa
Jumat / 17-07-2026, 21:48 WIB
Craig Melvin dan Al Roker Dapatkan Perintah Perlindungan dari Pengintai 'Today'
Jumat / 17-07-2026, 21:43 WIB
Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Media Israel Gaduh Anwar Ibrahim Ancam Usir Warga Israel dari Malaysia
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Prabowo Ungkap Peremajaan Tebu Mandek 12 Tahun, Target Rampung 2 Tahun
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Detik-detik Kecelakaan Maut di Sibolangit Sumut, Diduga Rem Blong
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Respons Ancaman Houthi, Saudi Mau Genjot Operasi Militer di Yaman
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Lim Chang Jung Ungkap Momen Pahit di Puncak Karier: Penonton Meninggalkan Tempat Saat Ia Bernyanyi
Jumat / 17-07-2026, 21:38 WIB
BSKDN Ajak Mahasiswa KKN Uncen Kembangkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal
Jumat / 17-07-2026, 21:38 WIB
Pertamina Ungkap Penyebab Antrean BBM di Medan
Jumat / 17-07-2026, 21:38 WIB
Persib Isyaratkan Buru Pemain Asing Baru Usai Lepas Frans Putros
Jumat / 17-07-2026, 21:36 WIB







