Valve Naikkan Harga Steam Deck, Tim Sweeney Sindir Gaya Hidup Mewah Gabe Newell
Valve resmi menaikkan harga perangkat genggam Steam Deck sebesar USD 300 pada 27 Mei 2026. Kenaikan ini langsung menuai kritik, termasuk dari Bos Epic Games, Tim Sweeney.
Harga Steam Deck varian dengan ruang penyimpanan 1TB melonjak dari USD 649 menjadi USD 949. Kenaikan ini cukup drastis dan memicu reaksi di komunitas game.
>>> Garena Umumkan Kode Redeem FF 3 Mei 2026 untuk Klaim Hadiah Gratis
Tim Sweeney mengomentari kebijakan tersebut melalui unggahan di media sosial X pada 28 Mei 2026. Ia menyindir kepemilikan kapal pesiar mewah milik bos Valve, Gabe Newell.
"Semua orang terlalu keras dalam penilaian mereka.
Telah terjadi peningkatan signifikan dalam biaya komponen yang pada akhirnya didanai oleh pengeluaran pelanggan Steam, dan tren ekonomi telah menciptakan gangguan serius dalam rantai pasokan komponen untuk Megayacht," tulis Sweeney dengan nada satir.
Sindiran Sweeney langsung memicu berbagai respons dari warganet.
>>> Steelkrill Studio Umumkan Where Dolls Hang, Game Horor Hutan Boneka
Salah satu akun bernama 404oops menulis, "Daripada ngejek Gaben, bagaimana kalau kamu investasikan duitmu untuk bikin launcher yang nggak jalan kayak sampah dan nggak minta login tiap detik sialan."
Berdasarkan laporan Premier Boating, Newell tercatat memiliki sedikitnya enam kapal pesiar mewah. Total nilai keseluruhan kapal-kapal tersebut mencapai USD 1 miliar.
Aset terbesar Newell adalah Leviathan, kapal sepanjang 111 meter buatan Oceanco tahun 2025. Biaya pembuatannya ditaksir mencapai USD 350 hingga USD 500 juta.
Kapal Leviathan dilengkapi berbagai fasilitas mewah, termasuk laboratorium sains mutakhir, rumah sakit, fasilitas spa, dan pusat penyelaman profesional.
>>> Developer Final Sentence Sarankan Gamer Tunda Beli Demi Diskon Steam
Selain Leviathan, Newell juga memiliki kapal Tranquility berukuran 91 meter senilai USD 250 juta serta kapal Rocinante buatan Lürssen sepanjang 79 meter dengan nilai USD 100 juta.
Update Terbaru
Israel Bangun Penjara dengan Parit Berisi Buaya untuk Tahanan Palestina
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
BGN Akui Masih Punya Utang MBG ke Pihak Ketiga Rp1,6 Triliun
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Kawal Distribusi BBM
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
Viral Mal di Surabaya Pasang Pagar, Ini Penjelasan Pengelola
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
Semifinal SEA V Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Hadapi Vietnam
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
Amazon Ganti Pemeran Utama Serial God of War Usai Cedera Parah
Jumat / 17-07-2026, 20:38 WIB
AHM Tanggapi Keluhan Vario Evo 160 Rembes Usai Sehari Dipakai
Jumat / 17-07-2026, 20:38 WIB
Tinggi Anak Tak Kunjung Naik? Coba Cek Kualitas Tidurnya
Jumat / 17-07-2026, 20:38 WIB
Belajar Geologi dan Sejarah Bumi di Museum Geologi Bandung
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
Bank Mandiri Dorong Ekonomi Sirkular di Road to INACRAFT Festival 2026
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
STY Pastikan Persija Turunkan Skuad EPA di Piala Presiden 2026
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
OJK Cabut Izin Usaha BPRS Hasanah Mandiri Depok, Likuidasi Ditangani LPS
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
Maxim Klaim Pendapatan Mitra Naik 5% Setelah Komisi Dipangkas Jadi 8%
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
Cucurella Berjanji Tato Wajah De la Fuente Jika Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB







