Steelkrill Studio, pengembang di balik Customers From Hell dan The Backrooms 1998, resmi mengumumkan proyek horor terbaru mereka bertajuk Where Dolls Hang.

Game indie ini mengajak pemain berperan sebagai seorang detektif yang menyelidiki kasus hilangnya sejumlah pendaki di sebuah hutan misterius.

>>> Developer Final Sentence Sarankan Gamer Tunda Beli Demi Diskon Steam

Misi tersebut memiliki dimensi personal bagi sang karakter utama.

Hutan yang menjadi lokasi hilangnya para pendaki ternyata merupakan tempat yang sama di mana putri detektif tersebut lenyap tanpa jejak.

Eksplorasi dan Mekanisme Bertahan Hidup

Sepanjang permainan, pemain harus mengumpulkan petunjuk, memeriksa mayat, dan menandai bukti di tempat kejadian perkara. Semua temuan didokumentasikan menggunakan kamera.

Fitur mekanis mendukung aktivitas eksplorasi, termasuk membangun markas, merakit senjata atau peralatan khusus, serta melakukan kustomisasi perahu untuk menyusuri sungai di hutan.

>>> Lionsgate Tunjuk Jeymes Samuel sebagai Sutradara Film Street of Rage

Sistem siklus siang dan malam memengaruhi tingkat ancaman. Hutan dipenuhi boneka-boneka terdampar yang bergerak agresif memburu pemain.

Entitas boneka aktif sejak siang hari, dan tingkat bahaya meningkat signifikan saat malam tiba.

Konsep visual dan atmosfer game ini terinspirasi dari Pulau Boneka (Island of the Dead Dolls) di Meksiko.

>>> Kode Redeem Sailor Piece Juni 2026: Klaim Clan Reroll dan Hadiah Gratis

Where Dolls Hang direncanakan rilis untuk PC melalui Steam. Tanggal peluncuran resmi belum diumumkan oleh Steelkrill Studio.