Nvidia Luncurkan DGX Station for Windows, Superkomputer AI untuk Meja Kerja
Nvidia secara resmi meluncurkan superkomputer AI terbaru bernama DGX Station for Windows dalam ajang GPU Technology Conference (GTC) Taipei 2026 pada Minggu (31/5/2026).
Perangkat ringkas ini dirancang untuk ditempatkan di meja kerja pengguna.
>>> Instagram Resmi Hadirkan Fitur Teleprompter untuk Rekam Video Reels
Superkomputer ramah ruang kerja tersebut diklaim sebagai perangkat AI paling bertenaga untuk ekosistem Windows.
Keunggulan utamanya adalah kemampuan menjalankan model AI berukuran raksasa hingga 1 triliun parameter secara lokal tanpa bergantung pada pusat data.
Pengguna dapat memproses beban kerja AI tingkat lanjut dengan cepat langsung dari perangkat.
Aktivitas komputasi itu mencakup pelatihan model, penyempurnaan, inferensi skala besar, hingga pengembangan agen AI secara mandiri.
Vice President Enterprise Platforms Nvidia, Chris Marriott, menyampaikan bahwa perangkat ini bertujuan memenuhi kebutuhan infrastruktur canggih bagi perusahaan berbasis Windows.
"Seiring perusahaan mulai mengadopsi agen AI dalam skala besar, mereka membutuhkan infrastruktur AI yang terhubung langsung ke aplikasi dan alur kerja bisnis," ujarnya.
Dapur pacu DGX Station for Windows mengandalkan chip Nvidia GB300 Grace Blackwell Ultra Desktop Superchip.
>>> Ilmuwan Temukan Cara Ukur Massa Planet Tersembunyi Lewat Debu Kosmik
Komponen ini mengintegrasikan pengolah grafis Blackwell Ultra dan CPU Grace 72-core menggunakan interkoneksi NVLink-C2C.
Sistem ini diperkuat memori terpadu hingga 748 GB dengan performa AI mencapai 20 petaflops FP4.
Pengguna dapat menambahkan GPU Nvidia RTX Pro 6000 Blackwell Workstation untuk meningkatkan performa komputasi, visualisasi, dan simulasi berat.
Konektivitas berkecepatan tinggi didukung oleh ConnectX-8 SuperNIC dengan kecepatan transfer data hingga 800 Gbps. Fitur ini juga berfungsi mengintegrasikan beberapa unit DGX Station menjadi satu kesatuan sistem komputasi.
Operasional ratusan agen AI secara simultan tetap aman melalui platform open-source OpenShell. Platform tersebut menyediakan lingkungan terisolasi atau sandbox untuk menjaga kebijakan privasi di tingkat sistem.
Nvidia akan mendistribusikan DGX Station for Windows melalui jaringan vendor mitra seperti Asus, Dell Technologies, Gigabyte, HP, MSI, dan Supermicro.
>>> Ruben Onsu Sulit Temui Anak, Ayah Kandung Terasa Asing
Produk ini dijadwalkan meluncur ke pasaran pada kuartal keempat (Q4) 2026.
Update Terbaru
Kenali Ragam Jenis Spons Pembersih Rumah dan Fungsinya agar Tidak Merusak Perabot
Selasa / 02-06-2026, 13:09 WIB
Perbedaan Compact Powder dan Loose Powder yang Perlu Diketahui
Selasa / 02-06-2026, 13:09 WIB
ASDP Imbau Daya Baterai Mobil Listrik 30-50 Persen Saat Menyeberang
Selasa / 02-06-2026, 13:09 WIB
BYD Indonesia Perkuat Pasar dengan Strategi Teknologi Dual Mode
Selasa / 02-06-2026, 13:08 WIB
William Saliba Terancam Absen di Piala Dunia 2026 karena Cedera
Selasa / 02-06-2026, 13:08 WIB
Terseret Kasus Love Scamming, Mantan Istri Reza Smash Jadi Sorotan
Selasa / 02-06-2026, 13:08 WIB
8 Aturan Baru Piala Dunia 2026 Resmi Dirilis, Format Terbaru Jadi Sorotan
Selasa / 02-06-2026, 13:08 WIB
Krisis Bek Timnas Prancis: William Saliba Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Selasa / 02-06-2026, 13:08 WIB
Menilik Praktik Penagihan Utang 2026 dalam Perspektif HAM
Selasa / 02-06-2026, 13:08 WIB
Smart Rilis Sedan PHEV Pertama 2026, Jarak Tempuh Listrik 285 Km
Selasa / 02-06-2026, 13:08 WIB
Jadwal Kereta Wisata Heritage Ambarawa Juni 2026: Dua Pilihan Lokomotif
Selasa / 02-06-2026, 13:05 WIB
McDonald's Indonesia Salurkan 25 Ekor Hewan Kurban dan 2.100 Paket Makanan
Selasa / 02-06-2026, 13:05 WIB
Kim Jun-su Ungkap Pengalaman Traumatis dengan Penggemar Obsesif Saat di TVXQ
Selasa / 02-06-2026, 13:05 WIB
Pep Guardiola Tolak Tawaran David Beckham untuk Latih Inter Miami
Selasa / 02-06-2026, 13:05 WIB






