DEB Keliki Bali: Solusi Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
Pemanfaatan PLTS memberikan penghematan biaya listrik Rp21 juta per tahun. Program ini juga menekan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) hingga 13,7 ton CO2eq per tahun.
Manfaat di Sektor Pertanian
Sektor pertanian di Desa Keliki juga maju berkat PLTS berkapasitas 17,5 kWp untuk sistem pengairan.
Listrik digunakan mengoperasikan pompa air tanah bertenaga surya guna menjaga ketersediaan air sawah.
>>> Dell Resmi Rilis Alienware AW3426DW, Monitor Gaming Curved Terbaru 2026
Teknologi ini membantu petani saat musim kemarau, terutama bagi tujuh Subak di sekitarnya.
Wilayah tersebut meliputi Subak Tain Kambing, Sebali, Uma Desa Keliki, Jungut, Umelikode, Bangkiangsidem, dan Lauh Batu.
Fasilitas irigasi bertenaga surya memproduksi energi 84.000 kWh per tahun. Penghematan biaya operasional mencapai Rp35 juta, dan reduksi emisi GRK sebesar 23,1 ton CO2eq per tahun.
Penerapan pertanian organik dengan irigasi yang pasti meningkatkan produktivitas panen padi. Hasil panen yang sebelumnya 5-5,5 ton per hektare kini melonjak hingga 8,7 ton per hektare.
Apresiasi dan Dampak Lebih Luas
Komisaris Independen Pertamina, Raden Adjeng Sondaryani, bangga atas pencapaian DEB Keliki. Ia menilai program ini memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan ekonomi warga.
Sondaryani menegaskan DEB Keliki adalah bukti komitmen Pertamina dalam pemberdayaan masyarakat melalui program TJSL. Ia berharap model ini bisa direplikasi di wilayah lain.
Sebanyak 1.200 Kepala Keluarga (KK) telah merasakan manfaat langsung program Eco Village dan Agrikultur.
Program ini menyerap 9 tenaga kerja lokal dan melibatkan 15 UMKM yang dikelola pemuda desa.
Produk yang dihasilkan meliputi pupuk organik, ecoenzyme, dan kompos organik dari limbah. Keberhasilan ini juga mendatangkan potensi pariwisata baru.
DEB Keliki kini menjadi destinasi edukasi yang dikunjungi mahasiswa dan turis asing. Tercatat sekitar 6.000 tamu telah berkunjung untuk melihat integrasi persawahan dengan teknologi energi terbarukan.
>>> PPDB Jatim 2026: 1,49 Juta PIN Disiapkan, Begini Cara Ambil Tanpa Ribet
Pengunjung dapat belajar mengolah sampah dan menikmati kuliner di kedai warga lokal. Interaksi ini turut menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor jasa dan perdagangan.
Update Terbaru
Gedung Putih Buka Intelijen soal Kerentanan Sistem Pemilu
Jumat / 17-07-2026, 15:53 WIB
Netflix Rilis Heartstopper Forever sebagai Final Seri
Jumat / 17-07-2026, 15:50 WIB
Bioskop IMAX Sacramento Dipadati Penonton Film Terbaru Christopher Nolan
Jumat / 17-07-2026, 15:50 WIB
Guido Pizarro Minta Disiplin Usai Tigres Kalah dari Tijuana
Jumat / 17-07-2026, 15:49 WIB
Cara Praktis Dapat Penghasilan Tambahan dari Internet di 2026
Jumat / 17-07-2026, 15:49 WIB
Cara Cek Status Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Lewat Aplikasi Resmi
Jumat / 17-07-2026, 15:49 WIB
KP2MI Takedown 2.109 Tautan Lowongan Kerja Palsu Sepanjang 2025
Jumat / 17-07-2026, 15:49 WIB
Profil Valentin Barco, Pemain Argentina yang Dipukul Bellingham
Jumat / 17-07-2026, 15:49 WIB
Perpusnas Keluhkan Program Buku Terancam Mandek Akibat Efisiensi Anggaran
Jumat / 17-07-2026, 15:48 WIB
Sukses Jadi Chef, Yoona Siap Jadi Dokter Forensik di Drakor Adaptasi Jepang
Jumat / 17-07-2026, 15:48 WIB
Apa Itu Melasma? Pemicu Noda Gelap di Wajah dan Cara Tepat Mengatasinya
Jumat / 17-07-2026, 15:48 WIB
Kamar Williams dari 80K Twins Hilang Setelah Tinggalkan Rumah
Jumat / 17-07-2026, 15:42 WIB
Pemerintah Salurkan Pembiayaan Mikro ke 14,9 Juta UMKM
Jumat / 17-07-2026, 15:42 WIB
7 Kado Tak Terduga yang Akan Dipakai Setiap Hari
Jumat / 17-07-2026, 15:42 WIB







