Presenter Melaney Ricardo akhirnya angkat bicara terkait kritik yang menyebutnya tidak memiliki empati. Ia dituding mengundang korban penipuan katering pernikahan ke podcast tanpa memberikan imbalan uang.

Melalui unggahan di TikTok, Melaney membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan tidak ada unsur eksploitasi dalam konten yang dibuatnya.

>>> Carlo Ancelotti Resmi Perpanjang Kontrak di Timnas Brasil hingga Piala Dunia 2030

Sistem Honor di Podcast Melaney Ricardo

Melaney menjelaskan kanal YouTube-nya adalah platform personal, bukan perusahaan besar. Kebijakan honor narasumber pun bersifat fleksibel.

Tidak semua tamu mendapat bayaran yang sama. Keputusan didasarkan pada jenis konten dan latar belakang narasumber.

Berikut rincian kebijakan apresiasi di podcast Melaney:

>>> Daftar Skuad Resmi Timnas Kolombia untuk Piala Dunia 2026, Ada Kejutan!

  • Uang transport Rp1,5 juta hingga Rp2 juta untuk narasumber tertentu.
  • Sistem barter untuk rekan artis, saling mendukung tanpa uang tunai.
  • Dasar pertemanan, sahabat hadir sukarela.
  • Penyediaan ruang publik bagi korban kasus viral untuk bersuara.

Melaney menekankan setiap kolaborasi didasarkan kesepakatan bersama. Ia selalu berkomunikasi agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Klarifikasi Kasus Korban Penipuan Katering

Mengenai korban penipuan katering, Melaney menyebut kehadirannya bertujuan berbagi cerita. Narasumber merasa terbantu karena diberi panggung untuk menyuarakan kerugian.

Ia juga memberi contoh rekan artis yang hadir tanpa bayaran karena hubungan baik. Berikut perbandingan skema apresiasi:

>>> Klasemen Piala AFF U-19 2026: Garuda Muda Puncaki Grup Usai Hajar Myanmar 3-0

  • Narasumber umum: fee transport Rp1,5-2 juta.
  • Rekan artis (teman dekat): sistem barter.
  • Sahabat (contoh Ririn Ekawati): sukarela.
  • Korban kasus viral: pemberian platform.

Melaney menegaskan tidak ada eksploitasi dalam kontennya. Ia menghargai masukan publik, namun berharap tidak dihakimi tanpa mengetahui mekanisme di balik layar.