Cegah Kekerasan, PBNU Gelar Roadshow Pesantren Ramah Anak 2026 di 4 Provinsi
Literasi media menjadi poin penting agar santri dan pengajar lebih bijak menghadapi pengaruh informasi digital.
Fokus utama dalam pelatihan dan halaqah meliputi pemberian pemahaman mendalam mengenai pendidikan seksual berbasis perlindungan anak.
Penguatan literasi media untuk membentengi santri dari konten negatif di dunia maya juga menjadi prioritas.
Transformasi pola pengasuhan yang mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan santri turut dibahas.
Pembentukan mekanisme deteksi dini untuk mengenali indikasi awal kekerasan serta penyusunan prosedur pelaporan internal yang aman juga menjadi materi penting.
Melalui pembekalan ini, setiap pesantren diharapkan memiliki kapasitas mandiri dalam mengelola konflik dan potensi kekerasan. Harapannya tercipta lingkungan belajar yang kondusif tanpa rasa takut bagi peserta didik.
Konsolidasi Pengasuh dan Perluasan Wilayah
Selain pelatihan teknis bagi pengajar, panitia juga menggelar Halaqah Pengasuh Pesantren sebagai wadah diskusi tingkat tinggi.
Forum ini mempertemukan para kiai dan pengasuh dengan narasumber ahli untuk membahas kebijakan internal lembaga.
>>> 6 Potret Raffi Ahmad Ikut Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pesannya Mengejutkan
Diskusi difokuskan pada sinkronisasi antara sistem perlindungan anak modern dengan karakter serta nilai-nilai tradisional pesantren.
Aturan yang dibuat tidak akan berbenturan dengan norma agama yang selama ini dipegang teguh.
Target sasaran roadshow meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Lampung. Setiap provinsi ditargetkan melibatkan sekitar 1.100 peserta.
Jawa Timur menjadi lokasi sosialisasi awal dan model percontohan. Jawa Tengah fokus pada konsolidasi pengasuh dan pelatihan staf.
Jawa Barat mengutamakan penguatan literasi media dan pola asuh. Lampung fokus pada mekanisme pelaporan dan deteksi dini.
Secara keseluruhan, PBNU menargetkan partisipasi sedikitnya 4.400 orang dari pesantren tuan rumah maupun lembaga di sekitarnya.
Update Terbaru
Pusat Badai Nasional Pantau Gangguan Tropis di Teluk yang Ancam Florida dengan Hujan Lebat
Jumat / 17-07-2026, 10:21 WIB
Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina
Jumat / 17-07-2026, 10:21 WIB
Harga Emas Antam Surabaya Hari Ini Turun Rp 27.000, Cek Daftar Lengkap Harga Emas Logam Mulia 17 Juli 2026
Jumat / 17-07-2026, 10:20 WIB
Real Salt Lake Minta Maaf karena Tak Sebut Kealia Watt di Postingan
Jumat / 17-07-2026, 10:18 WIB
KPK Bakal Usut Dugaan Keterlibatan Raja Juli di Kasus Bupati Kuansing
Jumat / 17-07-2026, 10:18 WIB
Gemas tapi Ganggu, Kenapa Kucing Suka Tidur di Laptop?
Jumat / 17-07-2026, 10:17 WIB
Roy Suryo Kantongi Bukti Digital Kasus Ijazah, Kubu Jokowi Disebut Hapus Jejak
Jumat / 17-07-2026, 10:14 WIB
Askrindo dan APINDO Kaltara Jalin Kerja Sama Perkuat Mitigasi Risiko Bisnis
Jumat / 17-07-2026, 10:14 WIB
Pacar Sarwendah Muncul ke Publik, Kubu Ruben Onsu: Kami Nggak Ada Kepentingan!
Jumat / 17-07-2026, 10:14 WIB
PLN Beri Diskon 50% Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026
Jumat / 17-07-2026, 10:14 WIB
Kisah Haru Dua Penyintas Kanker yang Menikah Usai Berjuang Bersama
Jumat / 17-07-2026, 10:14 WIB
Ramalan Zodiak 17 Juli: Cancer Lebih Terbuka, Virgo Disiplin Anggaran
Jumat / 17-07-2026, 10:14 WIB
AHM Investigasi Keluhan Vario Evo 160 Baru Rusak
Jumat / 17-07-2026, 10:14 WIB
Tiga Republiken Virginia Bersaing untuk Tantang Senator Mark Warner
Jumat / 17-07-2026, 10:13 WIB







