Persaingan di Piala AFF U-19 2026 mulai memanas. Kota Medan, Indonesia, menjadi tuan rumah turnamen kelompok usia bergengsi di Asia Tenggara ini.

Timnas Malaysia U-19 sudah mematangkan persiapan. Mereka tergabung di Grup B bersama Thailand, Singapura, dan Brunei Darussalam.

>>> Pengusaha Desak Tata Kelola Ekspor Danantara Sumberdaya Lebih Aman dan Resmi 2026

Laga perdana Malaysia akan menghadapi Singapura pada Selasa malam, 2 Juni 2026. Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat.

Fokus pada Pengembangan Pemain

Pelatih Malaysia U-19, Nafuzi Zain, tidak memasang target tinggi. Ia justru menekankan pentingnya pengalaman bagi para pemain muda.

Menurut Nafuzi, atmosfer kompetisi seperti ini sangat dibutuhkan. Laga dengan tensi tinggi menjadi fondasi perkembangan karier pemain di masa depan.

Ia juga menegaskan timnya tidak akan meremehkan lawan. Strategi terbaik disiapkan untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.

"Pertandingan di turnamen ini sangat dibutuhkan para pemain muda untuk terus berkembang," ujar Nafuzi. Ia menambahkan bahwa setiap lawan di Grup B memiliki kualitas yang patut diwaspadai.

Komposisi Skuad Didominasi Pemain JDT

Malaysia telah mengumumkan 23 pemain untuk turnamen ini. Mayoritas berasal dari klub raksasa lokal, Johor Darul Ta'zim (JDT).

Sebanyak 15 pemain JDT masuk dalam skuad, termasuk wonderkid Arayyan Hakeem Norizam yang baru berusia 17 tahun. Selangor FC menyumbang enam pemain.

Dua pemain diaspora juga dipanggil: Luka Jordy Hodak dari NK Trnje (Kroasia) dan Pravinash dari MISC-Touchtronics FC. Kehadiran mereka diharapkan memberi warna baru pada permainan Harimau Malaya.

>>> Sukuk Tabungan ST016 Resmi Terbit, Investasi Aman Mulai Rp1 Juta

Peta Persaingan di Grup B

Thailand U-19 diprediksi menjadi lawan terkuat Malaysia di Grup B. Tim Gajah Perang muda selalu menjadi favorit juara di setiap edisi Piala AFF U-19.