Hindari wadah air terbuka untuk mencegah jangkrik tenggelam.

3. Belut Darat

Drum bekas memungkinkan budidaya belut darat yang lebih higienis di lahan sempit. Drum plastik efektif mengurung belut agar tidak melarikan diri dan memudahkan pemantauan.

>>> BPOM Optimistis Jamu Modern Siap Tembus Pasar Global pada 2026

Teknik penyusunan media: drum posisi berdiri, lapisi dasar dengan jerami padi busuk, tengah dengan ampas tahu atau pupuk kandang, atas dengan lumpur sawah setebal 30–40 cm.

Genangi air 5 cm di atas lumpur. Masukkan bibit belut dan beri pakan cacing tanah atau keong mas.

Dengan manajemen baik, belut tumbuh cepat dan lingkungan tetap bersih.

4. Maggot BSF

Maggot BSF (larva lalat tentara hitam) kaya protein dan menjadi pakan alternatif unggas dan ikan. Drum plastik menjaga suhu hangat yang merangsang pertumbuhan maggot.

Langkah memulai: potong drum horizontal menjadi dua bagian bak, masukkan limbah organik rumah tangga (sisa sayuran, nasi, buah busuk), tebarkan bibit maggot atau telur BSF.

Maggot akan mengurai sampah dan siap dipanen. Sistem ini gratis karena pakan dari limbah, sekaligus mengurangi sampah organik.

5. Cacing Tanah Lumbricus Rubellus

Cacing tanah jenis Lumbricus Rubellus bernilai ekonomi tinggi untuk industri farmasi, kosmetik, dan pakan ikan hias.

Cacing bersifat fotofobik (menghindari cahaya) dan menyukai tempat lembap, sehingga drum tertutup sangat ideal.

Setup media: belah drum memanjang (tidur) seperti bak, buat lubang kecil di bawah untuk drainase, isi dengan campuran tanah humus, serbuk gergaji lapuk, dan kompos.

Beri pakan ampas tahu atau sisa sayuran. Jaga kelembapan tanah agar tidak terlalu kering atau tergenang.

Populasi cacing akan meningkat pesat dengan perawatan telaten.

Tips Sukses Beternak di Drum Bekas

Sebelum memulai, perhatikan jenis drum dan tindakan pencegahan. Drum besi harus dilapisi cat atau plastik tebal untuk mencegah karat meracuni hewan.

Drum plastik bekas kimia perlu dicuci berkali-kali dan dijemur untuk menghilangkan residu. Drum plastik bekas makanan cukup dibersihkan dengan air mengalir dan sabun ringan.

Kebersihan wadah sangat penting. Residu kimia atau karat bisa menyebabkan kegagalan ternak massal.

>>> Ayu Ting Ting Buka Suara Soal Kevin Gusnadi, Akui Ingin Santai di 2026

Dengan kreativitas dan manajemen baik, beternak di drum bekas bisa menjadi bisnis sampingan menguntungkan.