Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memulai pembersihan besar-besaran pada badan Tugu Monas. Langkah ini merupakan bagian dari perawatan rutin untuk menjaga keindahan ikon ibu kota.

Kepala Unit Pengelola Kawasan Monas, Muhammad Isa Sarnuri, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan tenaga ahli. Tim tersebut berasal dari Pusat Konservasi Cagar Budaya untuk memastikan prosedur yang tepat.

>>> 15 Gedung di Jakarta Terancam Disegel 2026, Termasuk RS dan Kampus

Selain PKCB, koordinasi juga dilakukan bersama Dinas Kebudayaan dan Kementerian Kebudayaan. Tujuannya agar pembersihan tetap menjaga nilai sejarah dan fisik bangunan.

Proses Pembersihan yang Terukur

Kegiatan pembersihan Monas diperkirakan memakan waktu cukup lama. Isa menyebutkan seluruh rangkaian pembersihan khusus ini dijadwalkan berlangsung sekitar enam bulan.

Aspek keamanan dan teknik konservasi menjadi prioritas utama tim di lapangan. Hal ini dilakukan agar material asli Tugu Monas tetap terlindungi.

Pemprov DKI Jakarta berharap perawatan ini membuat Monas terus menjadi kebanggaan warga. Kawasan ini pun diharapkan tetap menjadi lokasi wisata yang representatif.

Data Kunjungan Wisatawan

Monas tetap menjadi destinasi favorit bagi masyarakat lokal dan turis internasional. Pada Minggu, 31 Mei, tercatat sekitar 14.309 orang memadati kawasan wisata ini.

>>> Presiden Prabowo Melayat Ryamizard Ryacudu di Kemenhan

Dari total pengunjung, terdapat 126 wisatawan mancanegara. Mereka berasal dari berbagai negara lintas benua.

Negara asal wisatawan mancanegara antara lain China, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Jerman, Inggris, Italia, dan Australia. Kehadiran turis ini menunjukkan daya tarik Monas yang kuat di mata internasional.

Penutupan Sementara untuk Perawatan

Pada Senin, 1 Juni, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, kawasan Monas ditutup untuk publik. Penutupan ini merupakan bagian dari agenda perawatan rutin mingguan.

Fokus perawatan meliputi pengecekan fasilitas umum dan kebersihan area. Hal ini demi menjamin kualitas keamanan serta kenyamanan pengunjung.

>>> Israel Serang Lebanon Selatan, 8 Tewas Termasuk 3 Perempuan

Monas akan kembali melayani wisatawan mulai Selasa, 2 Juni 2026. Seluruh fasilitas dipastikan siap digunakan setelah pemeliharaan rutin.