Presiden Prabowo Subianto secara resmi menginstruksikan agar Bahasa Prancis mulai diajarkan di seluruh jenjang sekolah di Indonesia.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis di masa depan.

>>> Lando Norris Didiskualifikasi, Peluang Max Verstappen Juara F1 2026 Terbuka Lebar!

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Prabowo dalam pertemuan bilateral bersama Presiden Emmanuel Macron.

Beliau menilai bahwa kerja sama kedua negara saat ini tengah mengalami perkembangan yang sangat pesat di berbagai sektor penting.

Memperluas Kerja Sama Lewat Sektor Pendidikan

Prabowo menjelaskan bahwa kemitraan Indonesia-Prancis tidak hanya terbatas pada bidang pertahanan semata. Kolaborasi tersebut kini telah merambah ke sektor ekonomi, ilmu pengetahuan, teknologi, hingga ranah pendidikan.

Pemerintah berencana memperluas cakupan kerja sama ini dengan memperkuat kurikulum bahasa asing di sekolah nasional.

Instruksi pengajaran Bahasa Prancis di semua tingkatan sekolah dianggap relevan dengan dinamika perkembangan dunia saat ini.

Pemerintah melihat penguasaan bahasa asing sebagai bekal penting dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat. Bahasa Prancis merupakan bahasa resmi yang digunakan di banyak negara Eropa dan Afrika.

Bahasa ini menjadi alat komunikasi utama di berbagai organisasi internasional terkemuka. Peluang karier di perusahaan multinasional akan lebih terbuka bagi siswa yang menguasai banyak bahasa.

Selain itu, penguasaan Bahasa Prancis membuka jalur bagi pelajar Indonesia untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas di Prancis.

Hubungan Strategis Indonesia dan Prancis

Kedekatan kedua negara sebelumnya telah diperkuat melalui sejumlah kesepakatan besar, terutama di sektor pertahanan.

>>> Jejak Juara Piala AFF U-19: Misi Nova Arianto Lampaui Indra Sjafri di 2026

Salah satu yang paling menonjol adalah akuisisi pesawat tempur Rafale produksi Dassault Aviation oleh pemerintah Indonesia.