Pemerintah Indonesia resmi memberlakukan kebijakan ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam strategis mulai 1 Juni 2026.

Kebijakan ini dikelola langsung oleh BUMN khusus yang telah ditunjuk.

>>> Cara Cek Bansos Mei 2026: Intip Data Desil Secara Online, Resmi dan Cepat Cair!

Tiga komoditas utama yang wajib mengikuti mekanisme baru adalah batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy atau paduan besi.

Langkah ini diambil untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola perdagangan luar negeri.

Peran PT Danantara Sumberdaya Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan ekspor ketiga komoditas tersebut akan dikelola oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.

Perusahaan negara ini bertindak sebagai koordinator utama kegiatan ekspor nasional.

Pemerintah ingin memastikan validitas data ekspor dan kualitas produk yang dikirim ke pasar internasional terjaga.

Airlangga menegaskan pengaturan ini menjadi instrumen penting untuk memantau arus logistik dan devisa negara secara transparan.

>>> 90 Nama Bayi Laki-Laki Kuat dan Modern 2026, Banyak Dicari dan Penuh Makna

Tahapan Pelaksanaan Kebijakan

Implementasi kebijakan dilakukan secara bertahap. Berikut rincian tahapannya:

  • Tahap I (Transisi): 1 Juni – 31 Desember 2026. Eksportir tetap beroperasi mandiri namun wajib melapor secara elektronik ke PT DSI melalui sistem Bea dan Cukai.
  • Tahap II (Penuh): Mulai 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor sepenuhnya dikelola oleh PT DSI sebagai eksportir utama.

Selama masa transisi, dokumen administrasi seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) masih menggunakan identitas perusahaan masing-masing. Pembayaran bea keluar dan PNBP tetap diselesaikan oleh pelaku usaha.

Pemerintah berencana melakukan evaluasi menyeluruh dalam tiga bulan pertama untuk menentukan kesiapan penerapan skema QQ. Dalam skema ini, dokumen ekspor akan mencantumkan nama perusahaan bersama identitas BUMN ekspor.

Implementasi Penuh Mulai 2027

Mulai Januari 2027, PT DSI akan memegang kendali atas seluruh rantai pasok ekspor, mulai dari kontrak, kepabeanan, hingga transportasi.

Pelaporan Devisa Hasil Ekspor (DHE) melalui SIMODIS dan pengoperasian portal CEISA 4.0 juga diambil alih oleh PT DSI.

Perusahaan swasta nantinya akan berkoordinasi langsung dengan PT DSI sebagai pintu keluar tunggal komoditas SDA.

>>> 4 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik 2026 yang Paling Banyak Dicari, Performa Gahar!

Pemerintah optimis pengintegrasian data dan proses ekspor akan meminimalisir praktik ilegal dan kebocoran pendapatan negara.