Konsep ekstrem tersebut melibatkan metode sun-diving, yaitu menerbangkan pesawat sangat dekat dengan permukaan Matahari demi memperoleh dorongan kecepatan luar biasa.

Davoyan dan timnya menghitung bahwa misi ini mampu melaju hingga kecepatan 50 AU per tahun, di mana 1 AU merupakan jarak dari Bumi ke Matahari.

Kecepatan tersebut jauh melampaui wahana Voyager 1 yang hanya melaju dengan kecepatan 3,6 AU per tahun.

"Jadi pada dasarnya, Anda akan melewati Neptunus dalam waktu kurang dari satu tahun," jelas Davoyan.

Manajemen termal agar layar tidak meleleh saat mendekati Matahari menjadi tantangan terbesar saat ini.

>>> 10 Profesi Paling Terdampak AI dan Daftar Pekerjaan yang Aman

Selain itu, mekanisme membentangkan layar raksasa yang sangat ringan di luar angkasa tanpa melengkung atau rusak juga masih menjadi hambatan.