Alasan Susanti Upin Ipin Pindah dari Indonesia ke Malaysia, Fakta Terbaru 2026
Karakter Susanti dalam serial animasi Upin & Ipin selalu menarik perhatian pemirsa Indonesia.
Sebagai satu-satunya murid asal Indonesia di Tadika Mesra, kehadirannya memberikan warna tersendiri sejak pertama kali muncul pada tahun 2007.
>>> Donatsur Jogja: Donat Viral Kasta Tertinggi yang Paling Banyak Dicari 2026
Banyak penggemar penasaran dengan alasan kepindahan bocah perempuan ini ke Malaysia. Ternyata, latar belakangnya berkaitan erat dengan profesi sang ayah.
Alasan Kepindahan Susanti ke Malaysia
Penyebab utama Susanti menetap di Malaysia adalah karena ayahnya bekerja sebagai insinyur asal Jakarta yang mendapat kontrak kerja di sana.
Karena tuntutan pekerjaan, sang ayah memutuskan memboyong seluruh keluarganya pindah dari Indonesia.
Susanti kemudian didaftarkan bersekolah di Tadika Mesra. Ia pertama kali menyapa penonton pada musim ketiga dalam episode "Berpuasa Bersama Kawan Baru".
Sejak saat itu, ia menjadi bagian penting dari lingkaran pertemanan Upin dan Ipin di Kampung Durian Runtuh.
Latar belakang pekerjaan ayahnya pernah menjadi premis cerita yang emosional pada Musim ke-16.
Dalam episode "Temanku Susanti", ia sempat berpamitan karena masa kontrak kerja ayahnya habis. Momen itu memicu kesedihan mendalam bagi Cikgu Melati dan teman-teman sekelasnya.
Beruntung, cerita berakhir bahagia karena ayah Susanti mendapat perpanjangan kontrak. Mereka pun batal pulang ke Indonesia.
Tujuan Penciptaan Karakter Susanti
Dari sisi produksi, kehadiran Susanti bukan sekadar kebetulan. Les' Copaque Production sengaja merencanakannya sebagai strategi.
>>> Gaji Ke-13 ASN Cair 2 Juni 2026, Ini Daftar Penerima dan Pengecualian
Pendiri studio, Haji Burhanuddin Md. Radz, menjelaskan hal ini dalam bukunya "Bila Atok Ranggi Berbicara".
Karakter ini diciptakan sebagai apresiasi untuk penonton Indonesia atas popularitas serial Upin & Ipin di tanah air.
Update Terbaru
Julia Garner dan Mark Foster Berpisah Setelah Enam Tahun Menikah
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Pertamina Patra Niaga: Pengguna Pertalite Melonjak 80 Persen
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Pansus 18 DPRD Bandung Dorong Penguatan Bank Bandung Lewat Regulasi
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Roy Suryo Dilaporkan Ketum Gibranisti ke Polisi Terkait Gelar S3 di UNJ
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
TNI Tutup Lokasi Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Nonton Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis (2026) di Bioskop Bukan LK21: Ketika Rumah Bukan Lagi Tempat Pulang
Kamis / 16-07-2026, 21:00 WIB
Adam Lambert Ungkap Keuntungan Finansial Besar dari Tur Bersama Queen
Kamis / 16-07-2026, 20:57 WIB
Kai Trump Beri Kabar Terbaru soal Pemulihan Kanker Payudara Vanessa Trump
Kamis / 16-07-2026, 20:57 WIB
Kebakaran Thorn Hanguskan 750 Hektare, Tutup Interstate 8
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Meteorit di New Jersey Bawa Ratusan Asam Amino Luar Angkasa
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Atletico Madrid Sumbang 9 Pemain di Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Barcelona
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
BPH Migas Temukan Anomali QR Code Pembelian BBM Subsidi
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Mensos: Opini WTP dari BPK Momentum Jaga Kepercayaan Rakyat
Kamis / 16-07-2026, 20:56 WIB
Klasemen SEA V Cup usai Indonesia Hajar Kamboja: Kuasai Puncak
Kamis / 16-07-2026, 20:52 WIB







