Daisuke Sato Buka Suara soal Sanksi FIFA ke Persib: Bukan karena Laporan Baru
Mantan pemain Persib Bandung, Daisuke Sato, akhirnya angkat bicara terkait sanksi larangan transfer yang dijatuhkan FIFA kepada klubnya.
Melalui akun Instagram pribadinya, @daisukesato, pada Sabtu (30/5/2026), ia meluruskan berbagai opini yang berkembang.
>>> Indonesia Juara Umum SEA Esports Nations Cup 2026
Sato menegaskan bahwa hukuman tersebut bukan akibat laporan baru.
Masalah ini merupakan kelanjutan dari perselisihan kontrak lama yang sudah melalui proses hukum di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Kronologi Sengketa Kontrak
Konflik bermula ketika Persib melakukan perombakan besar-besaran pada komposisi pemain asing di tengah musim BRI Liga 1 2023/24.
Akibatnya, kontrak Sato diputus secara sepihak oleh klub pada tahun 2023.
Perselisihan kemudian dibawa ke CAS setelah tidak ditemukan titik temu. Persib sempat mengajukan keberatan, namun proses hukum tetap berjalan dan memenangkan pihak Sato.
Putusan CAS dikeluarkan pada Maret 2026 dengan gugatan Persib ditolak. Klub diwajibkan membayar Rp2,7 miliar plus bunga 5 persen.
FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer karena Persib gagal memenuhi kewajiban dalam batas waktu.
>>> Polisi Sita 23 Motor Knalpot Brong di Salatiga, Warga Resah
Upaya Tutupi Identitas
Sato mengungkapkan bahwa manajemen Persib sempat meminta agar nama pemain dan klub tidak dicantumkan dalam dokumen publikasi CAS.
Alasan yang diajukan adalah kekhawatiran dampak negatif terhadap reputasi.
Namun, pihak Sato menolak permintaan tersebut. Ia menilai transparansi dalam hukum olahraga sangat krusial dan keterbukaan informasi adalah bagian dari profesionalitas.
Sato menekankan bahwa langkah hukum yang diambil murni bersifat profesional dan administratif. Ia tidak memiliki sentimen pribadi terhadap Persib maupun Bobotoh.
Mantan pemain Ratchaburi FC ini tetap menghormati sejarah besar klub dan rekan-rekan setimnya. Ia berharap publik melihat kronologi masalah secara utuh sebelum melontarkan kritik.
Di akhir pernyataan, Sato mengapresiasi tim hukumnya, Pedro Macieirinha dan JMPM – Sociedade de Advogados.
>>> 7 Ikan Tinggi Protein yang Bagus untuk Kesehatan dan Paling Dicari 2026
Ia menutup dengan rasa syukur atas kesempatan bermain di Indonesia dan berharap yang terbaik bagi sepak bola tanah air.
Update Terbaru
Bahaya Menetap di Lajur Kanan Tol Meski Kecepatan Maksimal
Senin / 01-06-2026, 09:24 WIB
Honor Magic 9 Siap Meluncur: HP Flagship Compact dengan Baterai 8.000 mAh
Senin / 01-06-2026, 09:24 WIB
Digitalisasi Bansos 2026: Uji Coba di Banyuwangi Sukses, Perluasan ke 42 Daerah
Senin / 01-06-2026, 09:24 WIB
CATL Siap Produksi Massal Baterai Sodium Ion untuk Kendaraan Listrik
Senin / 01-06-2026, 09:19 WIB
Kepulangan Jemaah Haji 2026: 34.853 Orang Tiba di Soetta Mulai 22 Juni Resmi Aman
Senin / 01-06-2026, 09:19 WIB
Nasi Kuning Muna Cung, Kuliner Legendaris Dekat Malioboro yang Paling Dicari 2026
Senin / 01-06-2026, 09:19 WIB
Ibrahima Konate Pasti Tinggalkan Liverpool dengan Status Bebas Transfer
Senin / 01-06-2026, 09:14 WIB
Mendikti Ungkap Alasan Pembekalan LPDP oleh TNI, Muatan Terbaru yang Banyak Dicari Awardee 2026
Senin / 01-06-2026, 09:14 WIB
Penyebab Klaim JHT BPJS Ditolak, Waspadai 4 Kesalahan Umum Ini!
Senin / 01-06-2026, 09:14 WIB
Activision Umumkan Call of Duty Modern Warfare 4 Bisa Dimainkan Offline
Senin / 01-06-2026, 09:09 WIB
Link Live Streaming Formula E Mexico City E-Prix 2026 di Vision+, Cek Jadwal Resminya!
Senin / 01-06-2026, 09:09 WIB
4 Fakta Mengejutkan Mozambik, Lawan Indonesia di FIFA Matchday
Senin / 01-06-2026, 09:09 WIB
Kisah Perjuangan Lei Jun: dari Pembagi Brosur hingga Miliarder Xiaomi
Senin / 01-06-2026, 09:04 WIB
Mengenal Mixed Signals dalam Hubungan: Tanda Bingung atau Red Flag?
Senin / 01-06-2026, 09:04 WIB






