Waspada Virus Mematikan Mirip Covid, 246 Orang Tewas Sekejap di Kongo
Kondisi darurat kesehatan melanda Republik Demokratik Kongo akibat penyebaran virus Ebola yang tak terkendali. Lembaga medis internasional Médecins Sans Frontières (MSF) mengeluarkan peringatan serius.
Dr. Alan Gonzales, Wakil Direktur MSF, menyatakan kecepatan penularan wabah kali ini jauh lebih parah. Peringatan ini muncul dua minggu setelah pemerintah mengumumkan wabah.
>>> Alasan Keamanan, Konser Kanye West dan Travis Scott di Italia Resmi Batal
Provinsi Ituri di Kongo Timur menjadi pusat perhatian. Jumlah kasus melonjak dalam waktu singkat.
Data Kasus dan Korban Jiwa
Hingga laporan terbaru, tercatat lebih dari 1.000 kasus dugaan Ebola. Sebanyak 246 orang dilaporkan meninggal dunia.
Penyebaran virus sudah mencapai negara tetangga Uganda. Otoritas kesehatan Uganda mengonfirmasi 9 kasus positif dengan satu kematian.
Gonzalez menekankan belum ada preseden wabah Ebola dengan kasus sebanyak ini dalam waktu singkat. Tim medis di lapangan kewalahan mengejar penyebaran virus.
Kendala Operasional dan Konflik Wilayah
Pengiriman bantuan kemanusiaan menghadapi banyak rintangan. Penutupan akses perbatasan dan bandara menghambat penanggulangan.
Konflik bersenjata di Kongo memperburuk keadaan. WHO memperingatkan situasi keamanan yang tidak stabil membuat petugas kesehatan sulit menjangkau wilayah terpencil.
Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Kepala WHO, mengunjungi wilayah terdampak. Ia berupaya mengidentifikasi kendala teknis di lapangan.
Tedros mendorong masyarakat lokal berperan aktif memerangi epidemi. Pemahaman warga terhadap lingkungan menjadi kunci memutus rantai penularan.
Bahaya Tradisi Pemakaman
Tedros menekankan risiko penularan melalui tradisi penghormatan terakhir terhadap jenazah. Praktik menyentuh jenazah sangat berbahaya karena virus tetap aktif pada tubuh yang baru meninggal.
Ia mengimbau masyarakat mengubah sementara praktik pemakaman. Edukasi cara menangani jenazah yang aman terus dilakukan.
Update Terbaru
Penjelasan Ending Film Ghost Buzzer: Antar Aku Pulang(2026) Akankah Lanjut Musim Kedua?
Kamis / 16-07-2026, 11:26 WIB
Minim Murid SD Negeri di Kota Semarang, Apa Sebabnya?
Kamis / 16-07-2026, 11:21 WIB
Tuchel Akui Bertanggung Jawab atas Kekalahan Inggris dari Argentina
Kamis / 16-07-2026, 11:21 WIB
Apa Itu 'Las Malvinas' yang Diungkit Argentina usai Tekuk Inggris?
Kamis / 16-07-2026, 11:21 WIB
Pemprov DKI Panggil Pemilik Truk Terkait Kerugian JPO Tendean Miliaran Rupiah
Kamis / 16-07-2026, 11:21 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini, 16 Juli 2026: Turun Tipis Rp2.000, Masih Jadi Primadona Investasi Logam Mulia?
Kamis / 16-07-2026, 11:21 WIB
Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2,633 Juta per Gram
Kamis / 16-07-2026, 11:16 WIB
Jejak Cape Verde di Final Piala Dunia Spanyol vs Argentina
Kamis / 16-07-2026, 11:16 WIB
Daftar HP dengan Kamera Terbaik 2026 Versi DXOMARK
Kamis / 16-07-2026, 11:16 WIB
Anggota V BPK Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK
Kamis / 16-07-2026, 11:14 WIB
Euforia Fans Argentina di Buenos Aires Usai Comeback Dramatis ke Final Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 11:14 WIB
Sindiran Menohok Lionel Messi untuk Haters: Ada yang Sedih Argentina ke Final Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 11:14 WIB
Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun, Pasar Waswas Perang AS-Iran Meluas
Kamis / 16-07-2026, 11:14 WIB







