Risiko pemantauan visual ini makin krusial karena smartphone modern sering digunakan untuk aktivitas personal dan profesional yang bersifat konfidensial.

Ruang publik seperti transportasi umum dan area kerja terbuka menjadi lokasi utama yang rawan terhadap tindakan pengintipan tersebut.

Efisiensi Biaya dan Pembaruan

Pendekatan lewat sistem operasi memberikan keuntungan bagi produsen dari aspek efisiensi biaya produksi.

Vendor smartphone dapat menggulirkan fitur keamanan baru ini melalui pembaruan sistem operasi tanpa perlu mendesain ulang komponen hardware utama atau panel layar.

Sejauh ini, sejumlah produsen laptop dan ponsel lain sudah mengeksplorasi teknologi serupa, namun implementasinya masih sangat terbatas.

Langkah Xiaomi mengoptimalkan HyperOS menjadi sinyal kuat penguatan integrasi kecerdasan buatan dan proteksi data lokal secara on-device.

Hingga akhir Mei 2026, pihak Xiaomi belum memberikan konfirmasi resmi mengenai jadwal peluncuran fitur perlindungan layar ini.

>>> Blibli Gelar Pameran Teknologi dan Tawarkan Berbagai Promo Gadget

Informasi mengenai ketersediaan fitur ini, apakah akan eksklusif untuk lini flagship atau tersedia global di seluruh perangkat HyperOS, juga belum dirilis.