Xiaomi dikabarkan tengah mengembangkan fitur perlindungan privasi tampilan layar baru yang berbasis perangkat lunak.

Fitur ini dirancang untuk mengamankan layar smartphone dari pandangan orang-orang di sekitar pengguna.

>>> Meta Siapkan Pendant AI dan Kacamata Pintar Baru hingga 2026

Teknologi baru tersebut tidak membutuhkan lapisan fisik tambahan seperti tempered glass privasi konvensional.

Sistem perlindungan ini kemungkinan besar akan langsung diintegrasikan ke dalam sistem operasi HyperOS.

Bocoran yang beredar menunjukkan bahwa Xiaomi sedang menguji sistem yang dapat membatasi sudut pandang layar secara dinamis.

Melalui metode ini, konten pada display akan menjadi lebih sulit dilihat dari sudut kemiringan tertentu atau dari arah samping.

Keunggulan Pendekatan Software

Metode privacy display lewat pembaruan perangkat lunak dinilai lebih fleksibel dibandingkan pelindung fisik tradisional.

Pada pelindung layar konvensional, visual smartphone biasanya menjadi lebih gelap secara permanen sehingga menurunkan tingkat kecerahan panel.

Jika sistem ini diaktifkan lewat software, fitur keamanan visual dapat bekerja secara adaptif sesuai kebutuhan pengguna.

Teknologi tersebut memungkinkan sistem aktif secara otomatis ketika mendeteksi pembukaan aplikasi sensitif seperti mobile banking, pesan pribadi, atau dokumen rahasia.

Keberadaan fitur ini pertama kali ditemukan dalam kode pengembangan software Xiaomi oleh laporan Android Central.

Langkah tersebut mengindikasikan bahwa fokus pengembangan HyperOS kini mulai diperluas ke sektor keamanan visual pengguna di ruang publik.

>>> Acer Predator Atlas 8 Resmi Meluncur, Handheld Gaming PC Premium

Antisipasi Ancaman Shoulder Surfing

Keamanan visual saat ini menjadi perhatian penting bagi para produsen ponsel pintar selain enkripsi data cloud.

Kebutuhan ini meningkat seiring maraknya fenomena pencurian informasi melalui metode intip layar atau shoulder surfing di tempat umum.