Insentif Kendaraan Listrik 2026: Pemerintah Prioritaskan Baterai Nikel
Pemerintah tengah menyusun skema insentif baru untuk pembelian kendaraan listrik pada 2026.
Insentif ini akan diberikan melalui Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP) dengan besaran 40 hingga 100 persen.
>>> Mengenal REEV, Teknologi Mobil Listrik Terbaru yang Lebih Irit dari Hybrid Biasa
Namun, pemberian subsidi kali ini akan lebih selektif. Kendaraan yang menggunakan baterai berbasis nikel akan mendapat prioritas utama.
Strategi Perkuat Industri Baterai Nasional
Pengamat Ekonomi Energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmi Radhi, menilai langkah ini sangat krusial. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat memperkuat industri baterai dalam negeri dan mempercepat hilirisasi mineral.
Fahmi menjelaskan bahwa kebijakan ini berfungsi sebagai instrumen strategis untuk mengarahkan pengembangan industri otomotif masa depan.
Tujuannya agar ekosistem kendaraan listrik nasional lebih terintegrasi dengan sumber daya alam domestik.
Ia menambahkan, sikap pemerintah yang lebih selektif merupakan langkah positif. Dengan memberikan dukungan khusus pada kendaraan berbasis nikel, Indonesia dapat memanfaatkan kekayaan produksinya sendiri.
Pergeseran Dominasi Teknologi Baterai
Kebijakan yang membedakan antara baterai nikel dan non-nikel dinilai lebih tepat sasaran. Apalagi, pemerintah mulai membatasi insentif bagi kendaraan impor utuh (CBU).
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan lonjakan penjualan mobil listrik berbasis baterai (BEV).
Pada 2024, penjualan mencapai 56.204 unit, lalu meningkat menjadi 114.413 unit pada 2025.
Saat ini, pasar masih didominasi baterai Lithium Iron Phosphate (LFP). Pada 2024, penjualan kendaraan LFP mencapai 46.814 unit atau 83,3 persen pangsa pasar.
Sementara baterai Nickel Manganese Cobalt (NMC) hanya 9.390 unit atau 16,7 persen.
Memasuki 2025, pangsa LFP menurun menjadi 77,2 persen dengan penjualan 88.344 unit.
Update Terbaru
Samba Persada Juara U-18, Scorpion FC Amankan Tiket All Stars
Senin / 01-06-2026, 02:39 WIB
7 Tempat Nongkrong Hits di Blok M Terbaru 2026, Paling Dicari
Senin / 01-06-2026, 02:39 WIB
4 Cara Mudah Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing di Tangan, Terbukti Ampuh Tanpa Ribet
Senin / 01-06-2026, 02:39 WIB
Timnas Indonesia Panggil 23 Pemain untuk FIFA Matchday Juni 2026
Senin / 01-06-2026, 02:34 WIB
Demi Bilqis, Ayu Ting Ting Rela Menabung untuk Tiket Konser BTS 2026
Senin / 01-06-2026, 02:34 WIB
Sosok Abang Izham Berhasil Bikin Kak Ros Upin & Ipin Tersipu Malu
Senin / 01-06-2026, 02:34 WIB
Viking Persib Club Serahkan Bonus Juara Tiga Kali Beruntun
Senin / 01-06-2026, 02:29 WIB
Menuai Kontroversi, Item Hand of the Almighty Resmi Dihapus dari PUBG Mobile
Senin / 01-06-2026, 02:29 WIB
Fase Puncak Berakhir, Pemulangan Jemaah Haji 2026 Resmi Dimulai 1 Juni
Senin / 01-06-2026, 02:29 WIB
CHUWI Luncurkan CoreBook Air dengan Prosesor Intel Lunar Lake
Senin / 01-06-2026, 02:24 WIB
Alasan Dolar Singapura Perkasa Sepanjang 2026, Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya
Senin / 01-06-2026, 02:24 WIB
KPR 40 Tahun Resmi Jadi Skema Terbaru, Ini Bocoran Aturan yang Banyak Dicari 2026
Senin / 01-06-2026, 02:24 WIB
Xiaomi Pad 8 Pro vs Redmi Pad Pro 2: Pilih Premium atau Anggaran
Senin / 01-06-2026, 02:21 WIB
Casio Siapkan G-Shock Mudman GDG-B100 dengan Layar MIP
Senin / 01-06-2026, 02:21 WIB






