Risiko besar mengintai kendaraan yang tetap dipaksa beroperasi meski usia pelumasnya telah melewati rekomendasi pabrikan hingga lebih dari satu tahun.

Salah satu dampak buruk yang kerap muncul akibat kelalaian ini adalah terbentuknya sludge atau endapan lumpur oli di dalam ruang mesin.

>>> Pabrik BYD di Subang Masuki Fase Final Menjelang Operasi Penuh

Kemunculan endapan tersebut dapat mengganggu proses pelumasan komponen secara menyeluruh dan memicu penurunan performa mesin.

Kendati demikian, mesin yang mengalami keterlambatan penggantian oli selama lebih dari setahun diklaim masih memiliki peluang untuk dibersihkan kembali.

Proses Pemulihan dan Risiko

Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, menjelaskan bahwa tingkat keberhasilan pemulihan sangat bergantung pada kondisi internal komponen dan volume sludge yang telah terbentuk.

Menurutnya, double flush atau dua kali ganti oli berturut-turut lebih baik untuk membuang oli lama hingga lebih bersih.

Namun, untuk menghilangkan sludge, tetap dibutuhkan detergent atau bahan pembersih yang dirancang khusus untuk membersihkan kerak oli di dalam mesin.

Penggunaan produk engine flush yang berkualitas dinilai jauh lebih efektif untuk merontokkan endapan kotoran dibandingkan sekadar mengganti oli baru secara berulang.

Zat pembersih di dalamnya diformulasikan khusus untuk melarutkan kerak yang melekat kuat pada komponen mesin.

Meski efektif, pemilik kendaraan diingatkan agar tidak sembarangan dalam menentukan produk pembersih.

>>> Jaecoo Bagikan Tips Menjaga Performa Baterai Mobil Listrik Tetap Optimal

Penggunaan cairan yang terlalu keras justru berisiko merusak karet seal serta komponen internal mesin lainnya.

Lung Lung menambahkan, engine flush yang bagus justru lebih aman untuk seal mesin, ring piston, dan komponen lainnya.

Meskipun harganya lebih mahal, hasilnya juga lebih baik.

Apabila penumpukan lumpur oli sudah parah, pembersihan tidak bisa dituntaskan dalam satu kali penanganan.

Pemilik kendaraan harus melakukan beberapa kali penggantian oli dan pembersihan secara bertahap agar performa mesin kembali optimal.

Lung Lung pernah menangani kasus yang berhasil membaik setelah tiga kali ganti oli.

Namun, ia mengakui hal ini sudah masuk kategori gambling karena kondisi di dalam mesin tidak diketahui sebelum dibongkar.

>>> Kenali Tanda Busi Mobil Aus Sebelum Performa Mesin Menurun

Langkah paling aman adalah tetap mematuhi jadwal penggantian pelumas sesuai buku panduan pabrikan. Kedisiplinan ini penting untuk menghindari akumulasi sludge yang dapat memperpendek usia pakai mesin.