Motor Jarang Dipakai? Ini Waktu Tepat Ganti Oli Mesin
Banyak pemilik motor menganggap penggantian oli hanya perlu dilakukan berdasarkan jarak tempuh. Akibatnya, motor yang jarang dipakai sering terabaikan perawatannya.
Padahal, anggapan itu kurang tepat dan berpotensi merusak mesin dalam jangka panjang. Lantas, kapan sebaiknya ganti oli jika motor jarang digunakan?
>>> Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026
Mengapa Oli Tetap Harus Diganti Meski Motor Jarang Dipakai?
Mesin motor yang jarang dihidupkan bukan berarti olinya tetap prima. Ada dua musuh utama oli pada motor yang jarang digunakan: oksidasi dan kondensasi.
Oksidasi terjadi begitu oli dimasukkan ke mesin dan bereaksi dengan udara. Proses ini merusak struktur kimia oli, membuatnya mengental, dan kehilangan kemampuan pelumasan.
Kondensasi uap air muncul saat motor didiamkan lama di ruangan lembap atau suhu berubah. Uap air bercampur oli menciptakan endapan lumpur (sludge) yang berbahaya bagi komponen mesin.
Gunakan Standar Waktu, Bukan Kilometer
Jika motor rutin digunakan, pabrikan menyarankan ganti oli setiap 2.000 hingga 4.000 kilometer. Namun untuk motor jarang dipakai, hitungan waktu (bulan) yang berlaku.
>>> Ramalan Zodiak 1 Juli: Aries Jangan Panik, Gemini Kontrol Keinginan Belanja
Para ahli otomotif dan pabrikan umumnya menyarankan penggantian oli setiap enam bulan sekali, meskipun motor jarang atau hampir tidak pernah dikendarai.
Jika motor didiamkan lebih dari enam bulan tanpa ganti oli, risiko korosi di dalam mesin meningkat karena oli sudah tercemar zat asam sisa pembakaran.
Dampak Buruk Menunda Ganti Oli
Membiarkan oli lama mengendap bertahun-tahun di mesin bisa menyebabkan keausan saat cold start. Oli yang rusak tidak melumasi sempurna, menyebabkan gesekan kasar pada piston dan dinding silinder.
Endapan lumpur dapat menyumbat saluran oli yang sempit, mengakibatkan sirkulasi pelumas terhambat. Sifat pelindung anti-karat pada oli juga akan hilang seiring waktu.
>>> Kisah Haru di Balik Viral Tangis Histeris Pengantin Pria yang Bikin MC Kaget
Kesimpulannya, gantilah oli motor setiap enam bulan sekali untuk memastikan performanya tetap prima saat sewaktu-waktu ingin digunakan. Jangan tertipu angka odometer yang masih rendah.
Update Terbaru
Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Rel Trem di Jerman Meleleh Akibat Suhu Ekstrem 41 Derajat Celsius
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Perbandingan Harga BBM Terbaru BP dan Shell per 1 Juli
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Prabowo Beri Pangkat Kehormatan kepada Mantan Ajudan Bung Karno
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Kemenperin Akui Insentif Kendaraan Listrik Belum Ada Kepastian
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
7 Cara Atasi Parenting Burnout agar Tidak Melampiaskan Emosi pada Anak
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
Michael Olise Kejar Rekor Assist Terbanyak Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
11 Negara ASEAN dengan Penderita Diabetes Terbanyak, Indonesia Peringkat 4
Rabu / 01-07-2026, 10:39 WIB






