BEI Suspensi Saham BKDP dan JSKY, Investor Pantau Perkembangan Terbaru
Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menghentikan sementara perdagangan saham PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) dan PT Sky Energi Indonesia Tbk (JSKY).
Kebijakan ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan tanggal 29 Mei 2026. Suspensi mencakup pasar reguler dan pasar tunai.
>>> 7 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Saat Penghasilan Turun, Tips Terbaru 2026
Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan bagi investor dan pemegang saham di pasar modal. BEI menetapkan kebijakan ini berlaku hingga ada pengumuman lebih lanjut.
Alasan Suspensi Saham BKDP
Untuk saham BKDP, intervensi dilakukan menyusul lonjakan harga kumulatif yang signifikan dalam waktu singkat.
Data menunjukkan harga saham BKDP melesat 27,5 persen dalam lima hari perdagangan terakhir. Saat ini, harga saham tersebut berada di level Rp125 per lembar.
Kondisi Ketidakpastian Saham JSKY
Situasi berbeda terjadi pada PT Sky Energi Indonesia Tbk (JSKY) yang berada di bawah pengawasan ketat melalui papan pemantauan khusus.
BEI menyoroti beberapa persoalan mendasar, mulai dari keterlambatan laporan keuangan tahunan hingga rencana pemulihan yang belum terealisasi.
>>> Rupiah Menguat ke Rp17.836 per Dolar AS Pagi Ini
Pihak bursa menilai belum ada progres berarti dari upaya perbaikan yang dijanjikan manajemen JSKY. Hal ini memicu kekhawatiran mengenai kelangsungan usaha perusahaan.
Berikut poin krusial yang mendasari keputusan bursa terhadap saham JSKY:
- Ketidakjelasan penjelasan kondisi fundamental perusahaan terbaru.
- Keterlambatan penyampaian laporan keuangan tahunan kepada publik.
- Belum ada realisasi nyata dari rencana pemulihan untuk mengatasi penyebab suspensi sebelumnya.
- Indikasi ketidakpastian material yang meragukan kemampuan perusahaan bertahan jangka panjang.
Berdasarkan rangkaian masalah tersebut, BEI menghentikan perdagangan JSKY di seluruh pasar, termasuk sesi Periodic Call Auction.
Manajemen BEI mengimbau seluruh pihak untuk memantau keterbukaan informasi yang diterbitkan perusahaan. Langkah ini penting agar investor dapat mengambil keputusan tepat berdasarkan fakta terbaru.
>>> Resmi, Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Digelar: Simak Jadwal dan Syarat Terbaru
Secara ringkas, BKDP disuspensi karena pergerakan harga, sedangkan JSKY akibat masalah fundamental dan kepatuhan.
Update Terbaru
Kejutan di Sidang dr Tifa: Nama Mantan Ajudan Jokowi AKBP Syarif Muncul di Dakwaan
Kamis / 16-07-2026, 03:36 WIB
Diskon Spesial Nintendo Switch 2 Bundle Game untuk Pembeli Amazon Tertentu
Kamis / 16-07-2026, 03:06 WIB
Hiasan Natal PlayStation dari Hallmark Mainkan Suara Startup Ikonik
Kamis / 16-07-2026, 03:06 WIB
New Ghost in the Shell Anime Umumkan Pengisi Suara Atsushi Miyauchi sebagai Borma
Kamis / 16-07-2026, 03:06 WIB
Kentucky Berlakukan Undang-Undang Perpanjangan Daluwarsa Rekaman Grand Jury Ilegal
Kamis / 16-07-2026, 03:01 WIB
Pemilik Klinik di NC Ditangkap karena Resep GLP-1 Tanpa Izin
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
BBC iPerbarui Jadwal: Drama Shakespeare Hapus, Proms 2026 Mulai
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Vance dan Rogan Tolak Klaim Trump Dipilih Yesus untuk Bom Iran
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Chuck Schumer Diduga Kentut Keras di Lantai Senat AS
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Orang Tua Nolan Wells Umumkan Detail Pemakaman dan Peringatan
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Mantan Istri Eminem Diduga Gigit Polisi Usai Percobaan Bunuh Diri
Kamis / 16-07-2026, 02:56 WIB
Zinedine Zidane Segera Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis
Kamis / 16-07-2026, 02:56 WIB
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
Kamis / 16-07-2026, 02:55 WIB
Prancis Tersingkir di Piala Dunia 2026, Waktunya Move On ke Zidane?
Kamis / 16-07-2026, 02:51 WIB







