Bek jangkung Harry Souttar kembali menjadi sorotan saat timnas Australia menghadapi Meksiko dalam laga uji coba internasional.

Pertandingan digelar di Stadion Rose Bowl, Pasadena, California, Amerika Serikat, pada Sabtu, 30 Mei 2026 malam waktu setempat.

>>> Veda Ega Pratama Amankan Posisi Start ke-13 di Moto3 Italia 2026

Laga ini menjadi pemanasan menjelang Piala Dunia 2026. Pertandingan juga menjadi audisi terakhir bagi pemain pelapis dari kedua tim.

Menurut laporan Fox Sports, ini merupakan penampilan pertama Souttar setelah pulih dari cedera robek tendon Achilles sejak November 2024.

Mathew Leckie dan Mohamed Toure juga kembali sebagai starter.

Lebih dari 70.000 hingga 75.000 tiket telah terjual. Suasana di stadion dipastikan riuh, didominasi pendukung Meksiko.

"Bermain melawan Meksiko beberapa tahun lalu, kami tahu bagaimana atmosfernya, dan akan sangat mirip besok malam," kata Souttar, dikutip dari canberratimes.

com. au.

Souttar merasa kerja keras selama rehabilitasi kini terbayar. Ia bisa tampil di Piala Dunia.

"Ini memberi kami pengetahuan bagus menjelang turnamen, terutama laga kedua melawan Amerika Serikat, bagaimana rasanya melawan pendukung tuan rumah," tambahnya.

Ia menegaskan fokus utama Socceroos adalah mengeksekusi rencana permainan yang telah dilatih. Tujuannya meredam agresivitas lawan.

"Jadi ini akan menguntungkan kami, dan akan menjadi pertandingan yang hebat," ujar Souttar.

Meski menyadari kekuatan lawan, ia optimistis bisa mengatasi tekanan.

"Kami tahu mereka tim bagus, dengan dukungan kandang bisa ada tekanan, tapi itu juga bisa menjadi keuntungan," jelasnya.

Australia bertekad tampil maksimal.

"Dari sudut pandang kami, kami harus memainkan permainan kami, apa yang telah kami kerjakan selama tiga, empat minggu terakhir, dan mencoba menenangkan penonton," kata Souttar.