Ia menekankan perlunya perubahan pola pikir di mana pemerintah harus hadir secara aktif menjangkau masyarakat.

Kehadiran fisik para pejabat di lapangan dianggap sebagai bentuk nyata dukungan negara bagi warga yang membutuhkan.

Mendagri juga memuji langkah Presiden dan Menteri PKP yang konsisten turun langsung meninjau pemukiman warga kurang mampu. Interaksi langsung ini penting untuk memahami kebutuhan masyarakat secara akurat.

Harapannya, program ini tidak hanya berhenti di sini namun terus berkelanjutan dengan cakupan lebih luas di masa depan.

Fokus utamanya adalah mengurangi angka ketimpangan antara kebutuhan dan ketersediaan rumah (backlog) di Indonesia.

Melalui perluasan program di tahun-tahun mendatang, pemerintah optimis masalah rumah tidak layak huni akan berkurang secara bertahap.

>>> PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2026: Hadiah Juara Capai Rp519 Miliar

Hal ini menjadi kunci dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui ketersediaan papan yang memadai.